Kabar BUMN - Di hari Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional Sumatera Subholding Upstream Pertamina memastikan kegiatan operasional akan tetap terjaga dengan baik.
Di sisi lain, PHR mempersilakan para pekerja untuk menyalurkan hak pilihnya pada 14 Februari 2024 mendatang.
Demikian seperti yang disampaikan Executive Vice President (EVP) Upstream Business PHR Edwil Suzandi.
Edwil mengatakan, kegiatan operasional di Wilayah Kerja (WK) Rokan sebagai lapangan penghasil minyak dan gas (migas) terbesar di Indonesia saat ini berlangsung aman dan lancar menjelang Pemilu.
Kepastian kegiatan operasional harus bisa terjaga dengan baik terkait upaya PHR meningkatkan jumlah produksi energi untuk negeri.
Untuk diketahui, di tahun 2024 ini PHR menargetkan jumlah produksi rata-rata bisa mencapai angka 167 ribu barel minyak per hari (BOPD).
Baca Juga: PHR Jadi Produsen Minyak Terbesar di Indonesia dengan Angka Lifting Tembus 59 Juta Barel Selama 2023
“Tentunya, dengan target tersebut kita akan terus mengoptimalkan semua kemampuan yang ada dalam upaya meningkatkan jumlah produksi kita untuk menjamin ketersediaan dan ketahanan energi bagi negeri,” kata Edwil, Minggu (11/2/2024).
Edwil menambahkan, PHR tetap fokus dalam upaya meningkatkan jumlah produksi migas tersebut. Meski demikian, dia menegaskan aspek keselamatan dan keamanan tetap menjadi prioritas utama.
“Kami terus melakukan kegiatan eksplorasi untuk menemukan cadangan migas baru dan menambah produksi. Kami juga mengoptimalkan lapangan yang ada, termasuk sumur yang sudah tua dengan inovasi dan teknologi terbaru agar bisa produktif untuk mendukung capaian produksi,” katanya.
Selain mempersilakan seluruh pekerja menyalurkan hak pilihnya pada saat pencoblosan Pemilu 2024 ini, PHR juga memberikan dukungan lain.
Salah satunya membantu proses pindah memilih khususnya bagi pekerja yang sebelumnya berdomisili di luar Provinsi Riau untuk bisa menyalurkan hak suaranya di WK Rokan melalui koordinasi dengan pihak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).