Kabar BUMN - PT Jaminan Kredit Indonesia atau Jamkrindo berkomitmen menciptakan bisnis berkelanjutan dengan menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Penerapan ESG di Jamkrindo sendiri bukan sekadar untuk memenuhi kewajiban perundang-undangan atau tuntutan pasar.
Melainkan juga menjadi bagian dari strategi Jamkrindo untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan, membangun kepercayaan, sekaigus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan perusahaan.
Baca Juga: Digitalisasi Proses Penjaminan, Jamkrindo Meluncurkan Aplikasi J@De
Salah satu strategi Jamkrindo untuk mencapai tujuan tersebut adalah, dengan melibatkan karyawan dalam penerapan ESG.
Dimana strategi tersebut diwujudkan Jamkrindo dengan menjalin kolaborasi bersama Republika dan Plastic Pay untuk meluncurkan program 'Trash4Cash'.
Hal itu seperti yang disampaikan oleh Direktur Utama Jamkrindo Akhmad Purwakajaya.
Baca Juga: Jamkrindo dan BCA Teken Kerja Sama Penjaminan KUR
“Kolaborasi ini merupakan langkah baik dalam meningkatkan keterlibatan pegawai Jamkrindo dalam penerapan prinsip ESG khususnya dukungan atas inisiasi green office dan net zero emission," katanya, seperti dikutip KabarBUMN.com dari jamkrindo.co.id, Kamis (22/2/2024).
Program Trash4Cash ini diluncurkan bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada Rabu (21/2/2024) lalu.
Melalui program ini, seluruh insan Jamkrindo diajak untuk mengumpulkan sampah berupa botol plastik yang akan ditukar dengan uang.
Baca Juga: Jamkrindo Teken Kerja Sama Penjaminan KUR dengan BCA
Dalam pelaksanaannya, akan digunakan mesin penukaran sampah botol plastik menjadi poin secara otomatis atau Reverse Vending Machine (RVM).
"Melalui mesin RVM yang terintegrasi dengan perangkat handphone dan E-wallet kami optimis program ini akan membawa antusiasme yang tinggi,” papar Akhmad.