Kabar BUMN - Beberapa hari yang lalu (20/2), PT Jasa Marga (Persero) Tbk menghadiri agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI di Yogyakarta.
Dalam acara tersebut, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memaparkan perkembangan proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo.
Proyek jalan tol tersebut dikelola oleh anak usaha milik PT Jasa Marga (Persero) Tbk, yakni PT Jasamarga Jogja Bawen (PT JJB) dan PT Jasamarga Jogja Solo (PT JMJ).
Dalam pemaparannya, Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur mengungkapkan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen terbagi atas enam seksi.
Mulai dari Seksi 1 Yogyakarta - Simpang Susun (SS) Banyurejo, Seksi 2 SS Banyurejo - SS Borobudur, Seksi 3 SS Borobudur - Magelang, Seksi 4 SS Magelang - SS Temanggung, Seksi 5 SS Temanggung - SS Ambarawa dan Seksi 6 SS Ambarawa - JC Bawen.
Keenam seksi tersebut secara bertahap memasuki tahap pembebasan lahan dan konstruksi.
Baca Juga: WIKA Menggelar Seminar Peduli Stunting Bersama 6.400 Kader Posyandu dan Orang Tua
“Selain itu, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen serta Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo merupakan bagian dari Jaringan Jalan Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang)."
"Diharapkan dengan tersambungnya jaringan jalan ini dapat menghubungkan berbagai destinasi pariwisata di sekitar wilayah Jogja-Solo-Semarang hingga memperlancar arus distribusi barang dan jasa di Pulau Jawa,” ujar Subakti.
Ia juga berharap dengan adanya Jalan Tol di wilayah Joglosemar yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dapat meningkatkan konektivitas di Trans Jawa sehingga dapat membantu melancarkan distribusi barang, jasa serta pertumbuhan ekonomi.
Ia melanjutkan, Jasa Marga selalu berkomitmen memastikan pelaksanaan proyek jalan tol tersebut dapat berjalan dengan baik, sesuai target dan memastikan kualitas sampai kelayakan bisnisnya dengan mengedepankan aspek Good Corporate Governance (GCG).
Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Komisi VI DPR RI Aria Bima mengatakan, PSN yang sudah dibangun oleh Pemerintah bersama dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) telah menunjukkan progres yang signifikan.