Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan UMKM, KAI memastikan bahwa mitra-mitra binaannya dapat terus naik kelas dan bersaing secara sehat di pasar yang semakin kompetitif.
Untuk pengembangan UMKM, KAI memiliki beberapa program dengan nama MiKA (Mitra KAI) yang terbagi menjadi tiga bidang, yakni Mika Hasanah yang merupakan program sertifikasi bagi mitra binaan, kemudian MiKa Next Class untuk memberikan pelatihan dari para praktisi serta akedemisi terkait penanganan keadaan krisis, dan MiKa Go Global yang dimana mitra binaan KAI ini akan diikutsertakan untuk mengikuti sejumlah pameran berskala nasional dan internasional, serta pengembangan Teras UMK.
"Perseroan berharap dapat membantu UMKM binaannya untuk meningkatkan kinerja mereka, baik dari segi volume penjualan maupun perluasan pasar. Hingga tahun 2024, KAI telah memiliki total 617 mitra binaan aktif yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia."
"Rata-rata, mitra-mitra binaan KAI telah menjalin kerja sama selama enam tahun bahkan lebih, menunjukkan komitmen KAI dalam membina dan mengembangkan UMKM lokal," jelas Joni.
Baca Juga: Kembali Berpartisipasi, Produk Kerajinan UMK Binaan PLN Dibanjiri Peminat di INACRAFT 2024
Diharapkan, kehadiran mitra binaan KAI di Inacraft 2024 ini dapat membuka peluang baru bagi pelaku UMKM binaan KAI untuk memperluas jaringan bisnis dan pemasarannya.
KAI pun terus mendukung setiap mitra binaannya dalam meningkatkan kualitas dan daya saing agar dapat bersaing di tingkat global.
"Inacraft 2024 bukan hanya ajang pameran, tetapi juga menjadi wadah bagi KAI untuk menjalankan komitmennya dalam mendukung UMKM Indonesia menuju kesuksesan dan peningkatan kesejahteraan. Melalui kerja sama yang erat antara KAI dan UMKM, diharapkan dapat tercipta ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan dan kemajuan sektor industri kreatif di Indonesia," tutup Joni.***