trending

Tumbuh 33,9%, Volume Transaksi Cash Management QLola by BRI Melesat Capai Rp6.788 Triliun

Selasa, 5 Maret 2024 | 13:30 WIB
Penuhi kebutuhan bisnis segmen wholesale yang terus berkembang di era digital, BRI menghadirkan berbagai fitur dan layanan transaksi melalui platform QLola. (rangga.website)

Kabar BUMN - Sudah dua tahun lamanya sejak PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI meluncurkan platform QLola.

QLola ini merupakan sebuah platform yang menyasar segmen wholesale dan dilengkapi berbagai fitur serta layanan transaksi untuk memenuhi perkembangan era digital.

Platform ini rupanya banyak diminati oleh pasaran.

Baca Juga: Terus Mengembangkan QLola, BRI Hadirkan Solusi Layanan Digital Perbankan Terintegrasi Segmen Wholesale

Hal tersebut terbukti dengan adanya peningkatan volume transaksi cash management nasabah.

Sejak launching pada 2022, QLola tercatat mengalami peningkatan volume transaksi cash management nasabah sebesar 33,9% year-on-year (yoy) atau mencapai Rp6.788 triliun.

Angka tersebut tercatat untuk segmen wholesale maupun non-wholesale.

Baca Juga: Qlola by BRI Tambah Sejumlah Fitur Baru

Serta terdapat peningkatan jumlah klien sebanyak 4.800 klien baru.

Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan BRI, Agus Noorsanto mengungkap alasan di balik peluncuran QLola.

Yakni, sebagai strategi transformasi digital untuk memberikan unique value proposition kepada nasabah.

Baca Juga: Terus Berinovasi Digital, Qlola by BRI Tambah Sejumlah Fitur Baru

“Transformasi digital tetap menjadi fokus utama khususnya dalam mengantisipasi perkembangan teknologi dan digital di bidang transaction banking, termasuk penggunaan Artificial Intelligence dan Blockchain,” ujarnya, seperti dikutip KabarBUMN.com dari bri.co.id, Selasa (5/3/2024).

Untuk mendukung sektor digital ini, BRI juga aktif menjalin kolaborasi dengan perusahaan fintech untuk meningkatkan layanan transaksi agar dapat tetap kompetitif di pasar.

Halaman:

Tags

Terkini