Kabar BUMN - PT Angkasa Pura II yang merupakan bagian dari PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney Group) mendukung penuh pengembangan pariwisata nasional.
Sebagai pengelola 20 bandara, Angkasa Pura II tak hanya meningkatkan konektivitas penerbangan di berbagai daerah.
Namun juga mendukung sektor pariwisata melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) secara berkelanjutan.
Baca Juga: Women International Day: Pertamina Capai 18% Leader Perempuan, Buktikan Kesetaraan Gender
Program TJSL dijalankan secara kolaborasi di antara para anggota InJourney Group yakni AP II, AP I, Sarinah, ITDC, Taman Wisata Candi dan Hotel Indonesia Natour.
Cin Asmoro VP of Corporate Communication AP II mengatakan kolaborasi para anggota InJourney Group dalam menjalankan program TJSL salah satunya ada di Banyuwangi.
AP II sendiri merupakan pengelola Bandara Banyuwangi sebagai pintu masuk wisatawan nusantara dan mancanegara.
Baca Juga: 4 Masjid Tertua di Indonesia, Bukti Abad Penyebaran Agama Islam dan Kehadiran Wali Songo
“Bertempat di Banyuwangi, pada 29 Februari 2023 dilakukan seremonial Aktivasi Program Kolaborasi TJSL Member InJourney Group."
"Adapun di Banyuwangi dijalankan program TJSL untuk mendukung pengembangan dua destinasi wisata,” ujar Cin Asmoro.
Sementara itu Johan Acton Executive General Manager Bandara Banyuwangi memaparkan program TJSL di Desa Kemiren sebagai Kampung Wisata Osing dan Kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen.
Baca Juga: PTBA Raih Penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2024
“Di Desa Kemiren, dijalankan pengembangan keahlian para pelaku wisata yang tergabung di dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis)."