Kabar BUMN - Dalam rangka meningkatkan optimalisasi aset dan memperkuat likuiditas, sejak 28 Februari 2024, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) melaksanakan pelelangan umum.
Pelelangan yang dilakukan bersama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Purwakarta ini atas 72 aset peralatan.
Metodenya menggunakan E-Auction secara terbuka (open bidding) di Workshop Cikopo WSBP melalui website https://portal.lelang.go.id.
Baca Juga: Dukung Optimalisasi Pemanfaatan Air Irigasi, WSBP Suplai Produk Unggulan untuk Proyek Bendungan Mbay
E-Auction terbagi atas 6 paket lelang yang terdiri atas Truk, Batching Plant, Genset, Wheel Loader, dan Sand Washing. Ke-72 aset peralatan yang dilelang tersebut sudah tidak memiliki nilai produktivitas.
Tercatat total nilai buku Aset Peralatan yang dilelang adalah Rp0,- dengan nilai limit lelang keseluruhan berdasarkan nilai pasar Laporan Penilaian Kantor Jasa Penilai Publik Herly, Ariawan, dan Rekan adalah sebesar Rp8,29 miliar.
Adapun harga yang terbentuk dari proses lelang sejak penutupan pemenang lelang pada 4 Maret 2024 sebesar Rp11,23 miliar dan serah terima kepada pembeli dilakukan secara bertahap pada tanggal 14 Maret 2024.
Baca Juga: WSBP Suplai Proyek Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat di IKN Nusantara Senilai Rp 11,3 M
Aksi korporasi ini merupakan wujud dari komitmen WSBP dalam mematuhi hasil Perjanjian Perdamaian.
Sebanyak 75% dana dari hasil lelang aset tersebut akan digunakan untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran kepada kreditur yang termasuk pada Tranche A dan Tranche B.
Sedangkan sisanya akan digunakan sesuai dengan ketentuan yang diuraikan dalam Rencana Restrukturisasi.
Menurut Vice President of Corporate Secretary PT Waskita Beton Precast Tbk Fandy Dewanto, lelang aset (asset disposal) diharapkan dapat meningkatkan optimalisasi aset.
“Dan menambah cash in yang digunakan sebagai salah satu sumber pendanaan kepada kreditur sesuai dengan skema Perjanjian Perdamaian,” ungkapnya.