Fandy juga mengungkapkan, WSBP telah melakukan perhitungan dan perencanaan jangka panjang berdasarkan asumsi-asumsi asset disposal yang disesuaikan dengan kebutuhan arus kas dan pemenuhan kewajiban homologasi perusahaan.
Rencana disusun manajemen WSBP untuk memperkuat fundamental keuangan perusahaan senantiasa memperhatikan penerapan Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen Risiko yang Baik.
Ke depannya, WSBP optimis menargetkan kinerja perusahaan akan terus meningkat melalui peningkatan nilai kontrak baru dan pendapatan usaha secara berkelanjutan.
Tercatat hingga Februari 2024, nilai kontrak baru WSBP sebesar Rp352 miliar yang didominasi kontrak eksternal sebesar 97%.
Baca Juga: Analyst Meeting Tahun 2023, Kontrak Baru Eksternal PT Waskita Beton Precast Tumbuh 190 Persen
Antara lain Pekerjaan Pembangunan Tembok Penahan Jembatan Enim 1 – Jembatan Enim 2, Spun Pile – Proyek Pembangunan Jalan Tol Serang – Panimbang Seksi III.
Kemudian Readymix – Proyek Tol IKN Segmen SP. Tempadung – Jembatan Pulau Balang STA 0+000 – 6+675, dan proyek lainnya.***
Artikel Terkait
Teruskan Kontribusi dalam Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra, WSBP Suplai Bahan untuk Tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 1 dan Seksi 2
Upaya Perkuat Fundamental Keuangan Capai Progress Signifikan, Implementasi Restrukturisasi Keuangan WSBP Capai 90%
WSBP Raih Kontrak Baru Proyek Rumah Susun ASN 3 di IKN Nusantara Senilai Rp22 Miliar