Kabar BUMN - Memasuki periode arus balik mudik Idul Fitri 1445H/Tahun 2024, PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), anak usaha Jasa Marga, mulai mengoperasikan Jalan Tol Fungsional Jogja-Solo untuk mendukung kelancaran lalu lintas.
Jalan tol fungsional ini akan beroperasi satu arah dari Ngawen hingga Colomadu pada 12-15 April 2024 dari pukul 06.00 hingga 17.00 WIB.
Direktur Utama PT JMJ, Rudy Hardiansyah, menjelaskan bahwa jalur fungsional ini akan beroperasi satu arah dari akses Ngawen menuju GT Banyudono untuk tujuan Boyolali dan/atau Kartasura, serta GT Colomadu untuk tujuan Jalan Tol Trans Jawa.
Selama periode mudik, pengguna jalan dari Solo-Semarang akan dialihkan melalui GT Banyudono dan GT Colomadu.
“Di luar tanggal dan jam pemberlakuan jalur fungsional yang telah ditentukan, arus lalu lintas menuju dan keluar GT Colomadu kembali normal menggunakan akses eksisting,” jelasnya, seperti dikutip KabarBUMN.com dari jasamarga.com, Sabtu (13/4/2024).
Rudy mengungkapkan bahwa selama periode arus mudik, sebanyak 58.702 kendaraan melintasi jalur fungsional Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo (Jogja-Solo) Ruas Colomadu hingga Ngawen.
Jumlah ini tercatat selama enam hari operasional dengan 40.965 kendaraan menuju Exit Ngawen dan 17.737 kendaraan menuju Exit Ceper Karanganom.
"Sementara itu, untuk volume lalu lintas tertinggi tercatat pada H-3 Hari Raya Idulfitri 1445H (7 April 2024) sejumlah 6.924 kendaraan melalui Exit Ngawen (Klaten) yang masih merupakan exit favorit pengguna jalan, sedangkan untuk Exit Ceper Karanganom tercatat sebanyak 2.504 kendaraan," imbuh Rudy.
Dengan menggunakan jalur fungsional ini, masyarakat diharapkan dapat menghindari kepadatan lalu lintas di Tugu Kartasura, Delanggu, dan Jalan Raya Solo-Yogyakarta.
Baca Juga: PT Jasamarga Transjawa Tol Lakukan Pemeliharaan Rutin Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek
Selain itu, perjalanan dari Klaten menuju GT Colomadu hanya membutuhkan waktu 25 menit.
Waktunya lebih cepat dibandingkan melalui jalan nasional yang dilengkapi dengan 15 titik Lampu Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL).