Bio Solar merupakan bahan bakar alternatif yang terbuat dari campuran bahan bakar fosil dan bahan organik seperti minyak kelapa sawit atau limbah tumbuhan.
Penggunaan Bio Solar membantu mengurangi jejak karbon dan mendukung keberlanjutan lingkungan.
Baca Juga: Mau Ubah Jadwal Tiket Kereta Api Secara Online? Simak Panduan Mudah Berikut
Lokasi Pengisian
Pengisian bahan bakar hanya dapat dilakukan di depo lokomotif, depo kereta, pengawas urusan sarana (PUS), pengawas urusan kereta (PUK), dan di balai yasa yang dilengkapi dengan fasilitas pengisian.
Saat ini terdapat 47 lokasi di wilayah operasional KAI yang memenuhi standar tersebut.
Kapasitas Tangki dan Jarak Tempuh
Kapasitas tangki bahan bakar pada lokomotif bervariasi tergantung pada jenisnya, namun rata-rata berkisar antara 3000-3800 liter.
Untuk lokasi tangki bahan bakar pada lokomotif terletak di bagian tengah bawah, antara bogie 1 dan bogie 2.
Baca Juga: KAI Hadirkan Kereta Eksekutif New Generation di KA Argo Bromo Anggrek Mulai 29 Maret 2024
Pengisian bahan bakar disesuaikan dengan jarak yang akan dilayani oleh kereta api.
Untuk mengetahui jarak yang dapat ditempuh dengan bahan bakar yang terisi penuh, hal ini tergantung pada jenis lokomotifnya karena SFC (Specific Fuel Consumption) dari masing-masing jenis lokomotif berbeda.
Namun, untuk perkiraan rata-rata, jarak yang dapat ditempuh dengan kapasitas bahan bakar penuh sekitar 3000 liter adalah sekitar 1.034 KM.
KAI menggunakan SAP Personas untuk menghitung kebutuhan bahan bakar dengan presisi sehingga tidak akan kehabisan bahan bakar ditengah perjalanan.