Kabar BUMN - Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina telah berhasil menyelesaikan Survei Seismik 3D Kepuh di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Survei yang melibatkan 131 desa ini merupakan kolaborasi dengan PT Elnusa Tbk.
Proyek ini merupakan bagian dari strategi Pertamina dalam mendukung eksplorasi yang intensif.
Baca Juga: Pertamina NRE-Fikom Unpad: Praktisi-Akademisi Garap Komunikasi Strategis Transisi Energi
VP Exploration Regional Jawa, Indra Yuliandri, menjelaskan bahwa survei ini dilakukan untuk mengumpulkan data bawah permukaan dengan tujuan menemukan sumberdaya migas baru.
“Di seismik ini, kita mencari prospek berupa play stratigraphic trap pada objective Lower Cibulakan dan Jatibarang,” kata Indra, seperti dikutip KabarBUMN.com dari pertamina.ep, Jumat (26/4/2024).
Lokasi survei yang berada di area padat pemukiman dan pertanian memerlukan pendekatan teknologi yang tepat.
Untuk itu, Pertamina menerapkan teknologi terbaru dengan menggunakan receiver autonomous node 5hz dan vibroseis, yang ramah lingkungan.
Receiver autonomous node ini menggunakan sensor seismik dengan teknologi nirkabel yang ditanam di permukaan tanah.
Keunggulan teknologi ini adalah pengurangan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) karena tidak menggunakan kabel.
Baca Juga: Anak Usaha Pertamina Pelita Air Tambah Rute Baru Penerbangan Langsung Jakarta-Kendari-Jakarta
Secara operasional, proyek Survei Seismik 3D Kepuh juga mencerminkan efisiensi dan produktivitas.
Manager Exploration Planning & Operation Regional Jawa, Muhamad Yanuar Mahardi, menyatakan bahwa proyek ini berhasil diselesaikan lebih cepat dan efisien dibandingkan rencana awal.