"Kami berhasil menyelesaikan program pada Maret 2024, lebih awal dari target April 2024, dengan penghematan anggaran 5-10% dari Authorization For Expenditure (AFE)," ungkap Yanuar.
Hal yang tidak kalah penting adalah keberhasilan proyek ini dalam menjaga keselamatan kerja.
Dengan luas area survei 501 kilometer persegi, tidak ada kecelakaan kerja yang terjadi selama pelaksanaan, yang berarti menyumbangkan sekitar 1.759.900 jam kerja yang aman.
Dengan demikian, Pertamina terus berkomitmen untuk mengembangkan teknologi dan metodologi terbaik dalam menjalankan kegiatan eksplorasi yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.***
Artikel Terkait
Siap Cetak UMKM Bersaing di Pasar Global, Pertamina Kembali Gelar UMK Academy 2024
Berpartisipasi dalam Hannover Messe 2024, Pertamina Patra Niaga Beberkan Upaya Pemerataan Energi Indonesia
Anak Usaha Pertamina Pelita Air Tambah Rute Baru Penerbangan Langsung Jakarta-Kendari-Jakarta
Pertamina Mandalika International Circuit Jadi Magnet Pariwisata Olahraga, Japan Domestic Market Jadi Event Selanjutnya yang Siap Digelar
Pertamina NRE-Fikom Unpad: Praktisi-Akademisi Garap Komunikasi Strategis Transisi Energi