Kalau risiko gagal bayar (default risk) ST012-T2 dan ST012-T4 tidak memiliki risiko gagal bayar.
Ini mengingat berdasarkan Undang-Undang SBSN, negara menjamin pembayaran kupon dan pokok Surat Utang Negara.
Baca Juga: BRI Sukses Laksanakan BRIGesit RAFI 2024 Selama Libur Lebaran
ST012-T2 dan ST012-T4 juga tidak memiliki risiko tingkat bunga karena nilai pokok tidak berubah seiring dengan perubahan tingkat bunga di pasar.
Tingkat kupon ST012-T2 dan ST012-T4 mengikuti tingkat bunga BI 7-Days Reverse Repo Rate dengan jaminan tingkat kupon minimal (floor) sampai jatuh tempo.
Tetapi ST012-T2 dan ST012-T4 memiliki risiko likuiditas karena tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder.
Baca Juga: Kuartal I/2024, Wealth Management BRI Tunjukkan Pertumbuhan Positif, Aset Kelolaan Meningkat 21%
Untuk itu, investor diharapkan melakukan diversikasi untuk mengurangi risiko tersebut.
Bagusnya, ST012-T2 memiliki fitur early redemption setelah 1 (satu) tahun kepemilikan.
Sedangkan ST012-T4 memiliki fitur early redemption setelah 2 (dua) tahun kepemilikan.
Adapun jumlah maksimum yang dapat dilakukan early redemption sebesar maksimum 50% dari total kepemilikan.
Baca Juga: Cara Mudah Isi Ulang Saldo Kartu e-Toll Lewat Mobile Banking BNI, Mandiri dan BRI
Cara Pemesanan ST012T2 dan ST012T4
1. Registrasi
Lakukan registrasi melalui Kantor Cabang/Kantor Cabang Pembantu/Sentra Layanan BRI Prioritas/BRImo.
Tujuannya untuk membuat SID (Single Investor Identification) dan rekening surat berharga (sub rekening efek).