trending

Bio Farma Beri Bantuan Mesin untuk Warga Binaan Lapas Jelekong dan Sukamiskin Bandung

Jumat, 3 Mei 2024 | 09:30 WIB
Bio Farma menyerahkan bantuan alat pembuat kue kepada Lapas Perempuan Sukamiskin Bandung pada 30 April 2024. (Dok. Bio Farma)

Kabar BUMN - Bio Farma menyerahkan bantuan berupa mesin untuk pengembangan keterampilan warga binaan lembaga permasyarakatan (Lapas).

Pemberian bantuan ini dilakukan Bio Farma melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Bio Farma berkomitmen untuk terus meningkatkan hubungan dengan masyarakat melalui program pemberdayaan masyarakat, salah satunya dengan memberikan bantuan berupa mesin.

Baca Juga: PLN NP Sabet Penghargaan di Global CSR & ESG Award 2024 Berkat Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Pulau Bawean

Adapun mesin pembuat kaos telah diserahkan untuk Lapas Narkotika Kelas IIA Jelekong Bandung pada 29 April 2024.

Sehari setelahnya, Bio Farma melalui TJSL memberikan alat pembuat kue untuk Lapas Perempuan Sukamiskin Bandung pada 30 April 2024.

Menurut AVP TJSL Bio Farma, Sarmedi, program pemberdayaan masyarakat dari Bio Farma ini sejalan dengan program dari Lapas, yakni memberikan keterampilan baru bagi Masyarakat Binaan Lapas untuk meningkatkan kompetensi dengan melakukan hal-hal yang produktif.

Baca Juga: Kuliner Khas Osaka, Jepang, Mudah Ditemukan Bahkan di Tenda Kaki Lima

Bio Farma berharap, bantuan berupa mesin dapat mendorong penghuni lapas untuk lebih produktif.

Bio Farma berharap, bekal keterampilan yang didapatkan di Lapas mampu menjadi modal bagi warga binaan pasca-dibebaskan nantinya.

“Melalui menggunakan pendekatan leave no one behind yang merupakan agenda tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG’s) 2030 dan sejalan dengan program dari Lapas," tutur Sarmedi.

Baca Juga: Jadi Incaran Pecinta Voli, Tiket Proliga 2024 Semarang Ludes Terjual di Aplikasi PLN Mobile

"Bio Farma menjalankan program pemberdayaan masyarakat pada Masyarakat Binaan Lapas Narkotika Jelekong dan juga Lapas Perempuan Sukamiskin yang bertujuan untuk mendorong penghuni lapas agar selalu produktif dan melakukan hal positif."

"Sehingga pada kemudian hari, keterampilan yang dimiliki ini akan menjadi bekal yang bermanfaat saat kembali ke tengah- tengah masyarakat” tambahnya.

Halaman:

Tags

Terkini