trending

Pupuk Indonesia Tingkatkan Stok Pupuk Bersubsidi di Jawa Tengah Hingga 176 Persen

Senin, 27 Mei 2024 | 08:00 WIB
General Manager Wilayah 1 Pupuk Indonesia, Roh Eddy Andri Wismono saat meninjau Gudang Kalikuning di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. (pupuk-indonesia.com)

Hingga saat ini, petani di Kabupaten Semarang telah menebus sekitar 6.965 ton atau 23 persen dari alokasi tersebut.

Baca Juga: Bersama Pupuk Indonesia, Petrokimia Gresik Sukses Tingkatkan Produktivitas Padi di Timor Leste hingga 7,5 Ton per Hektare

Untuk memastikan distribusi yang lancar, Pupuk Indonesia telah menyiapkan 4.905 kios, 262 distributor, dan 81 petugas lapangan di Jawa Tengah.

Semua petani yang terdaftar dalam e-RDKK dan tergabung dalam kelompok tani berhak mendapatkan pupuk bersubsidi sesuai regulasi.

Menurut Keputusan Menteri Pertanian Nomor 249 Tahun 2024, pupuk bersubsidi diperuntukkan bagi petani dengan usaha tani di 9 komoditas dan lahan maksimal 2 hektar.

Baca Juga: Pupuk Indonesia: 9,55 Juta Ton Pupuk Subsidi Siap Disalurkan ke Petani Terdaftar

e-RDKK dapat dievaluasi setiap empat bulan untuk memasukkan petani yang belum terdaftar.

Roh Eddy memastikan penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran dengan menggunakan Kartu Tani atau KTP melalui aplikasi iPubers.

Petani dapat mengecek tambahan alokasi di Kios Pupuk Lengkap (KPL) dan cukup membawa KTP saat penebusan.

Baca Juga: Pupuk Indonesia Sosialisasikan Penambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi ke Petani di Sumsel, Jumlahnya Meningkat 2 Kali Lipat

"Penebusannya pun sudah dipermudah. Petani yang terdaftar sebagai penerima pupuk bersubsidi cukup membawa KTP pada saat penebusan,” tutupnya.***

Halaman:

Tags

Terkini