Kabar BUMN - Memasuki musim tanam kedua 2024, Pupuk Kaltim memastikan ketersediaan 365.364 ton pupuk subsidi untuk memenuhi kebutuhan petani di wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi, dan Sulawesi Tenggara.
Pupuk Kaltim menjamin ketersediaan stok pupuk telah sesuai dengan kebutuhan di masing-masing wilayah distribusi yang menjadi tanggung jawabnya.
Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, menegaskan komitmen perusahaan untuk menyediakan pupuk berkualitas dengan harga terjangkau dan memastikan distribusi yang aman dan lancar.
Baca Juga: Progres Signifikan, Tiga Rest Area di Trans Sumatera Garapan HKI Segera Dapat Digunakan
Pupuk Kaltim tidak hanya memastikan ketersediaan stok, tetapi juga memanfaatkan teknologi seperti Distribution Planning & Control System (DPCS) untuk mengawal distribusi pupuk subsidi secara real-time.
Sistem DPCS dilengkapi dengan early warning system untuk memantau stok pupuk di tingkat daerah dan mencegah terjadinya kelangkaan.
"Tidak hanya memastikan ketersediaan stok, kami juga berkomitmen mengawal distribusi pasokan pupuk subsidi lewat inovasi dan teknologi, salah satunya lewat Distribution Planning & Control System (DPCS)," jelas Soesilo, Jumat (24/5/2024).
Baca Juga: Rekomendasi Penginapan Murah dan Aesthetic di Yogyakarta untuk Liburan Tak Terlupakan
"Terutama untuk pupuk subsidi, di mana kami dapat melakukan pengawasan distribusi secara real-time, dilengkapi dengan early warning system untuk memberikan peringatan jika stok menipis pada tingkat daerah," lanjutnya.
Rincian dari stok 365.364 ton pupuk untuk memenuhi kebutuhan petani di wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Sulawesi pada musim tanam kedua 2024 adalah sebagai berikut:
Jumlah ini terdiri dari:
- Pupuk subsidi:
- 270.312 ton pupuk urea bersubsidi
- 79.303 ton pupuk NPK Phonska
- 15.749 ton NPK Formula Khusus
- Pupuk non subsidi:
- 450.437 ton pupuk urea non subsidi
- 18.579 ton NPK non subsidi
Baca Juga: Dimulai Hari Ini, Simak Tips Sukses Mengerjakan Tes Online Tahap 2!
Stok pupuk ini sudah berada di atas batas aman untuk memenuhi kebutuhan petani hingga kuartal ketiga 2024.
Pupuk Kaltim akan mendistribusikan pupuk tersebut ke seluruh wilayah tanggung jawabnya, termasuk Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.