Kabar BUMN - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui program Employee Volunteering Initiation (Evolution) mengadakan edukasi tentang penanganan bencana bagi para siswa dan guru SDN 007 Kelurahan Guntung Bontang Utara.
Kegiatan dengan tema "Simulasi Tanggap Bencana, Keselamatan Generasi Muda Terjaga (SIAP SIAGA) 2" ini bertujuan untuk menanamkan kewaspadaan terhadap bencana sejak dini.
Puluhan karyawan Pupuk Kaltim yang bertindak sebagai relawan program ini mengajak para siswa untuk belajar tentang berbagai jenis bencana, cara mengevakuasi diri saat terjadi bencana, dan langkah-langkah penyelamatan diri.
Baca Juga: Rekomendasi 9 Situs Online Pemesanan Hotel, Cocok untuk Agenda Liburan Kamu!
Para siswa juga diajak untuk mengikuti simulasi tanggap bencana, sehingga mereka dapat lebih siap menghadapi situasi darurat.
SVP Teknologi Pupuk Kaltim, Ahmad Rois, menegaskan komitmen perusahaan untuk meningkatkan kontribusi dan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Hal ini diwujudkan melalui berbagai program tanggung jawab sosial, termasuk program Employee Volunteering Initiation (Evolution) yang kali ini fokus pada edukasi kebencanaan.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas SDM Pariwisata, ITDC Gelar InJourney Hospitality House di Mandalika
Sesuai konteks tersebut, Evolution kali ini sengaja menyasar edukasi terhadap situasi kebencanaan sebagai edukasi tambahan bagi para siswa maupun guru, yang kedepannya diharap bisa meningkatkan kewaspadaan maupun tanggap terhadap kondisi bencana sekira terjadi.
Langkah ini pun sejalan dengan Tujuan Nasional 13 dalam Sustainable Development Goals (SDGs), yakni mengambil tindakan cepat untuk mengatasi perubahan iklim, khususnya memperkuat kapasitas ketahanan dan adaptasi terhadap bahaya terkait iklim dan bencana alam.
Di mana Pupuk Kaltim sebagai perusahaan yang berkomitmen terhadap keberlanjutan, sangat mendukung tercapainya seluruh indikator SDGs melalui kontribusi aktif di berbagai bidang.
Baca Juga: Danau Weekuri, Sumba, Danau Air Asin yang Kedalamannya Tergantung Pasang Surut Laut
"Bencana alam maupun non alam bukan suatu hal yang dikehendaki," papar Rois.
"Namun alangkah baiknya kita dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya kewaspadaan terhadap hal tersebut, agar segala potensi yang bisa saja terjadi dapat diantisipasi secara maksimal," tutur Ahmad Rois.