trending

ANTAM Dipastikan Tetap Jadi Bagian Indeks ESG di IDX

Selasa, 11 Juni 2024 | 12:45 WIB
ANTAM, BUMN Holding Industri Pertambangan, memastikan bahwa sahamnya tetap menjadi bagian dari Indeks ESG di IDX. (Dok. ANTAM)

Kabar BUMN - ANTAM, sebuah perusahaan pertambangan yang merupakan anggota dari PT Mineral Industri Indonesia (Persero) (MIND ID) - BUMN Holding Industri Pertambangan, memastikan bahwa sahamnya tetap menjadi bagian dari indeks terkait Environmental, Social and Corporate Governance (ESG) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Ini termasuk Indeks SRI-KEHATI, Indeks ESG Sector Leaders IDX KEHATI, dan Indeks ESG Quality 45 IDX KEHATI selama periode perdagangan Juni hingga November 2024.

Komitmen ANTAM terhadap upaya dekarbonisasi dan praktik bisnis berkelanjutan telah membuatnya masuk kembali ke dalam indeks ESG.

Hal ini tercermin dari pernyataan Direktur Utama ANTAM, Nico Kanter.

Baca Juga: Kabar Gembira! Pengembalian Dana Tiket Kereta Api Kini Cuma Butuh Waktu 7 Hari

“Masuknya kembali saham ANTAM dalam Indeks ESG di IDX, menunjukan komitmen ANTAM dalam menjalankan upaya pengelolaan bisnis"

"yang mengutamakan keberlanjutan melalui kepedulian terhadap lingkungan hidup, sosial, dan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik," tutur Nico.

"Salah satu komitmen nyata Perusahaan dalam ESG diwujudkan melalui penyusunan roadmap ESG yang telah diimplementasikan sejak tahun 2023."

"Perusahaan juga senantiasa melaksanakan berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama yang ada di sekitar wilayah operasi," tandasnya.

Baca Juga: 7 Penginapan Murah Jogja Tarif di Bawah Rp100 Ribu, Cocok buat Backpacker!

Sebagai bagian dari upaya ANTAM untuk mendukung pencapaian net zero emission pada tahun 2060 dan sebagai implementasi dari komitmennya terhadap pilar Lingkungan dan Perubahan Iklim, perusahaan terus menerus menjalankan berbagai inisiatif untuk mendukung penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) secara nasional.

ANTAM telah menerapkan rencana aksi dekarbonisasi dalam operasionalnya yang berkelanjutan, dengan fokus pada penerapan teknologi yang sesuai dan ramah lingkungan untuk mengurangi konsumsi energi.

Beberapa langkah dekarbonisasi yang telah diambil oleh perusahaan termasuk perubahan metode penambangan bawah tanah dan pemasangan sistem pengendalian emisi di pabrik feronikel.

Baca Juga: PT Pupuk Indonesia Buka Lowongan Magang Bersertifikat Resmi Kementerian BUMN, Ada 4 Posisi untuk Berbagai Jurusan

Halaman:

Tags

Terkini