BNI menandatangani nota kesepahaman (MoU) berisikan komitmen sebagai sponsor resmi utama PBSI selama 4 tahun, yaitu dari 2021-2025. Menanggapi hal ini, peraih Medali Emas Olimpiade 2000, Rafael Candra Wijaya atau akrab dipanggil Candra Wijaya, berharap pada 2024-2028, Indonesia terus mencetak generasi pebulutangkis yang bisa diandalkan. Bibit pebulutangkis berprestasi diperlukan agar dunia olahraga tetap semangat mencetak prestasi. Indonesia sendiri sudah memiliki sejumlah pebulutangkis muda berprestasi, mulai dari Anthony Ginting, Jonatan Christie (Jojo), Greysia Polii, Marcus Gideon, hingga Kevin Sanjaya. Prestasi itu pun diharapkan akan berlanjut.“Mereka telah berkorban dari kecil (latihan). Tidak mudah loh mencari pemain seperti mereka. Harus sudah kelihatan pengganti-pengganti mereka yang akan meneruskan tongkat estafet yang sudah diberikan,” ujar Candra. Oleh sebab itu, sebagai salah satu pemain ganda putra terbaik Indonesia, Candra mengapresiasi dukungan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) sebagai sponsor resmi utama Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia. Apa yang dilakukan merupakan kelanjutan dalam mengharumkan bangsa dengan bulutangkis.Menurut Candra, dukungan ini perlu juga dilakukan oleh pihak lainnya. Pembinaan para calon atlet merupakan yang terpenting untuk senantiasa membawa industri bulutangkis konsisten mencetak prestasi berkelas dunia. “Saya sebagai mantan atlet dan sekarang pembina mengapresiasi dukungan BNI kepada bulutangkis nasional secara maksimal dan energinya besar sekali. Harapannya, banyak dukungan dan sinergi lain yang sama luar biasanya,” ujarnya. Karenanya, dibutuhkan support system yang solid baik dari pemerintah, perbankan hingga institusi lain untuk mendukung dalam mempertahankan tradisi emas olimpiade Indonesia yang telah diraih. “Industri bulutangkis sendiri itu sebenarnya sudah merupakan sebuah target. Bulutangkis sebagai olahraga kebanggaan nasional sangat diharapkan terus-menerus berprestasi. Supaya tidak kehilangan momen-momen dan sejarah kejayaan masa lalu karena persaingan industri Bulutangkis di dunia kini semakin ketat,” ujar Candra. Ia pun berharap, “BNI, pemerintah dan lainnya mendukung bulutangkis untuk memberikan kebanggaan nasional sehingga para pemain bisa all-out mencurahkan tenaga dan prestasinya. Terutama bagaimana pembinaan berkelanjutan untuk junior ke bawah agar mempertahankan motivasi secara teknikal dan mental. Dukungan BNI ini sangat besar karena ada berapa kali kan kejuaraan sampai akhir tahun. Semoga tidak pupus generasi berikutnya yang diandalkan.”