PT Elnusa Tbk berkolaborasi dengan PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dalam pengembangan teknologi combo unit untuk menunjang kegiatan intervensi sumur di area swamp, seperti lapangan Tambora, Tunu, dan Handil. Combo unit merupakan unit pertama karya anak bangsa yang menggabungkan unit slickline dan electricline. Slickline merupakan suatu unit dalam intervensi sumur untuk memastikan akses sumur, sedangkan unit electricline untuk menghantarkan arus listrik. Unit ini juga dapat diduplikasi di setiap sumur WK Mahakam dan lapangan lain di Subholding Upstream Pertamina Group.General Manager PT Pertamina Hulu Mahakam, Agus Amperianto, menyampaikan, “Kolaborasi melalui teknologi Combo Unit ini terbukti dapat mengintensifkan jumlah personel yang terlibat dalam kegiatan operasi, merampingkan peralatan yang dibutuhkan untuk operasi, mampu mempercepat waktu pekerjaan serta menurunkan biaya operasi. Efisiensi yang komplet.”Agus menyebutkan bahwa kedepannya, teknologi ini akan menjadi bagian yang sangat penting untuk kelanjutan optimasi operasi di Mahakam. Terutama terkait dengan pengembangan anjungan minyak minimalis di lapangan Offshore (Offshore Minimalist Platform).Direktur Operasi merangkap Direktur Pengembangan Usaha Elnusa, Rony Hartanto, berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan PHM. “Ini merupakan karya anak bangsa hasil kolaborasi nyata Elnusa dengan PHM yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina yang sangat memperhatikan Tingkat Kandungan dalam Negeri (TKDN) dalam pekerjaannya.“Kami berharap inovasi ini dapat lebih mendorong upaya peningkatan produksi migas di Pertamina dan Indonesia. Karenanya, kami terus berkomitmen untuk mengambil peran dalam mendukung program Produksi Migas 1 juta BOPD di tahun 2030,” tutup Rony.