trending

PLN Alirkan Listrik ke Desa Nangela Sukabumi yang Sudah Menunggu Listrik Sejak 1990

Kamis, 26 Agustus 2021 | 19:07 WIB
Sekitar 176 warga Kampung Caringin, Kampung Sukasirna, Kampung Cikuya di Desa Nangela, Kecamatan Tegal Buleud, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat kini tak perlu lagi khawatir perihal kondisi listrik di desanya. Pasalnya, listrik di desa Nangela kini telah dapat dinikmati selama 24 jam. Untuk menghadirkan listrik di desa ini, PLN telah menggelontorkan dana sebesar Rp 1,6 miliar.  Dana tersebut digunakan untuk membangun jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 1,7 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 10 kms, dan 2 gardu distribusi dengan total kapasitas 200 atau (2x100) kilo Volt Ampere (kVA).  Teralirinya desa Nangela dengan jaringan listrik tersebut juga ditandai dengan prosesi peresmian yang dilaksanakan tepat pada hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-76 pada Selasa, 17 Agustus 2021. Sebelum PLN mengaliri listrik di Kampung tersebut, sebagian besar warga di Desa Nangela menggunakan panel surya sebagai sumber penerangan di malam hari. Dengan sistem tersebut, setiap harinya warga hanya dapat menikmati penerangan oleh aliran listrik selama 7 jam. Hal tersebut juga hanya terjadi jika matahari bersinar terik. Ketika cuaca mendung atau hujan, dapat dipastikan warga tak dapat menikmati penerangan dari aliran listrik.  “Anak-anak belajar mengaji di mushola menggunakan lampu teplok di malam hari sebagai penerangan. Sedangkan untuk aktifitas rumah, otomatis terhenti saat matahari terbenam. Susah pokoknya, gelap," kata Saepudin, tokoh masyarakat di Desa Nangela.  Dengan hadirnya aliran listrik dari PLN, kini warga dapat memanfaatkan aliran listrik untuk mendukung berbagai aktivitas produktif dan meningkatkan perekonomian desa. Dengan demikian, warga dapat menjadi lebih mandiri secara ekonomi. Selain itu, anak-anak juga dapat belajar dengan lebih nyaman di malam hari. Tentunya warga memiliki banyak harapan dari kehadiran listrik ini.  "Beberapa di antaranya yaitu ingin beli kulkas, agar bisa jualan, dan bertani serta beternak menggunakan listrik. Nah, semoga dengan adanya listrik PLN  bisa meningkatkan perekonomian di Desa Nangela,” ujar Saepudin.  Saepudin juga mengatakan bahwa warga sangat mengapresiasi perjuangan PLN dalam mengalirkan listrik ke desa ini. Mereka sudah lama merindukan kehadiran listrik di desanya. “Kami sudah menunggu listrik masuk desa sejak tahun 1990. Alhamdulillah pada 17 Agustus 2021 keinginan kami terkabulkan. Oleh karena itu, kami sangat berterimakasih kepada PLN,” ucap Saepudin dengan haru. 

Perjuangan Melistriki Desa Nangela 

Upaya untuk mengalirkan listrik ke Desa Nangela juga bukan hal yang mudah dilakukan. Lokasi desa yang terpencil dengan kondisi infrastruktur jalan bergelombang menjadikan pengaliran listrik ke kawasan ini menjadi lebih sulit. Selain itu, konturnya juga naik turun dan berbatu cadas.  Tak hanya itu, di desa ini juga tak ditemukan jembatan untuk melintasi sungai, sehingga pada saat hujan dan aliran sungai deras, kendaraan maupun orang tidak dapat lewat untuk membawa material seperti tiang dan kabel. Namun didorong oleh optimisme untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur kelistrikan dan kolaborasi seluruh stakeholder, PLN akhirnya berhasil menyelesaikan jaringan listrik ke kawasan ini. “Banyak kendala yang dihadapi PLN dalam perjuangan melistriki pelosok negeri, salah satunya ketersediaan infrastruktur jalan. Oleh karenanya, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut bekerja sama dalam menerangi desa ini,” ucap General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Agung Nugraha.  Agung berharap energi listrik dapat bermanfaat dalam kehidupan warga. “Ini adalah bukti komitmen PLN menerangi pelosok negeri, harapannya memiliki manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat terutama pendidikan dan perekonomian masyarakat,” ungkap Agung. 

Terkini