Dalam rangka meningkatkan pelayanan bagi masyarakat, PT Asuransi Jasindo yang merupakan bagian dari Holding Perasuransian dan Penjaminan (Indonesia Financial Group) terus berinovasi dengan memaksimalkan pemanfaatan perkembangan teknologi. Hal ini dibuktikan dengan dihadirkannya produk-produk digital untuk memudahkan pemberian layanan kepada masyarakat. Baru-baru ini, PT Asuransi Jasindo meluncurkan aplikasi PROTAN (Proteksi Pertanian) yang merupakan pengembangan dari aplikasi sebelumnya, yaitu SIAP (Sistem Asuransi Pertanian). “Produk digital terbaru yang diluncurkan pada 2021 adalah Aplikasi PROTAN (Proteksi Pertanian). Aplikasi ini merupakan penyempurnaan dari aplikasi SIAP (Sistem Asuransi Pertanian) yang hadir sejak 2019. Dua aplikasi ini merupakan bentuk komitmen Asuransi Jasindo untuk mendukung program pemerintah,” kata Sekretaris Perusahaan Jasindo, Cahyo Adi di Jakarta, Jumat (23/7). Langkah ini juga dijalankan untuk mendukung program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang telah dijalankan PT Asuransi Jasindo sejak 2015. Dalam pengembangannya, dibuat juga program Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTSK). Dengan diluncurkannya aplikasi digital untuk asuransi proteksi pertanian, diharapkan kinerja AUTP dan AUTSK yang tiap tahun terus meningkat akan semakin baik. Dengan dirilisnya aplikasi ini, Kementerian Pertanian menargetkan 1 juta hektare lahan dapat terdaftar dalam program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan 120.000 ekor sapi yang terdaftar dalam Asuransi Usaha Ternak Sapi atau Kerbau (AUTS/K). Aplikasi ini dapat digunakan para petani dan peternak untuk melakukan pendaftaran hingga klaim asuransi. “Hadirnya aplikasi tentu diharapkan dapat memudahkan para petani dan peternak. Proses pendaftaran hingga klaim bisa melalui aplikasi. Di aplikasi ini terdapat fitur pendaftaran peserta, e-polis, pelunasan premi, dan pelaporan,” lanjut Cahyo Adi. [caption id="attachment_11644" align="aligncenter" width="746"]
-