Di ulang tahunnya yang ke-56 ini, Telkom Indonesia ingin menekankan pentingnya kedaulatan digital bagi masyarakat Indonesia. Laju transformasi digital sendiri di Indonesia telah berjalan begitu cepat, mengingat banyaknya masyarakat Indonesia yang mulai melek teknologi, bahkan hingga masyarakat awam kelas menengah dan kelas bawah. Namun, transformasi digital tanpa adanya kedaulatan hanya akan menjadikan anak bangsa sebagai konsumen dari seluruh layanan dan produk-produk digital negara lain. Laju digitalisasi di Indonesia harus disertai dengan prinsip kedaulatan yang menjadi pijakan dalam transformasi digital itu sendiri. Digitalisasi yang disertai dengan prinsip kedaulatan inilah yang akan menjadikan masyarakat nantinya memiliki kedaulatan digital (digital sovereignty) dalam beraktivitas di dunia maya. Kedaulatan digital sendiri dapat diartikan sebagai kuasa penuh atas seluruh produk, konten, dan layanan digital yang hadir dalam suatu negara. Urgensi kedaulatan digital ini juga tengah menjadi perhatian bagi presiden Joko Widodo. Dalam acara peluncuran Program Konektivitas Digital 2021 dan Prangko Seri Gerakan Vaksinasi Nasional COVID-19 26 Februari lalu, Presiden Joko Widodo mengutarakan mengenai pentingnya kedaulatan digital bagi masyarakat Indonesia, agar laju transformasi digital nantinya bukan hanya menguntungkan bagi pihak luar, tapi juga menguntungkan bagi masyarakat sendiri. “Kedaulatan dan kemandirian digital harus menjadi prinsip penting dalam transformasi digital kita. Kita harus memastikan transformasi digital jangan hanya menguntungkan pihak luar. Jangan hanya menambah impor. Ini yang selalu saya tekankan,” ungkap Presiden Joko widodo dalam acara tersebut.
-