Sejak Juni 2021, kurva kasus COVID-19 terus mengalami kenaikan signifikan. Tingginya interaksi sosial menjadi penyebab lonjakan kasus terjadi pasca idulfitri. Belum lagi, penyebaran varian Delta disinyalir lebih cepat dan menyerang lebih ganas daripada varian Alpha dan Beta. Per-17 Juli 2021, terdapat 2.832.755 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 dan 527.872 kasus aktif di Indonesia. Pemerintah pun segera melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat untuk menekan laju kasus COVID-19 Membludaknya pasien COVID-19, baik yang dirawat di rumah sakit maupun yang isolasi mandiri, berdampak pada ketersediaan oksigen yang sulit didapat. Melihat kondisi tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir turun langsung untuk memastikan kontribusi BUMN dalam memenuhi kebutuhan oksigen dan obat-obatan. Selain memastikan distribusi dan harga obat yang memadai lewat BUMN sektor farmasi, BUMN juga ikut memastikan ketersediaan tabung oksigen untuk sejumlah rumah sakit.
-
Upaya vaksinasi terus ditingkatkan
Selain memperhatikan kondisi di lapangan, vaksinasi COVID-19 juga terus diupayakan untuk mencapai herd-immunity. Per-17 Juli 2021, terdapat lebih dari 41 juta orang yang telah mendapatkan vaksin dosis ke-1 dan lebih dari 16 juta orang sudah mendapat dosis ke-2. Penyelenggaraan vaksinasi dilakukan oleh berbagai pihak untuk membantu pemerintah mempercepat capaian target vaksin.
-
-