trending

Kapal Selam Alugoro-405 Resmi Diserahkan Dari Galangan ke Kementerian Pertahanan Republik Indonesia

Rabu, 7 April 2021 | 23:37 WIB
Pada tanggal 17 Maret 2021, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI diwakili oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, secara resmi menerima kapal selam Alugoro-405, yang merupakan kapal selam pertama yang dibuat oleh PT PAL Indonesia, bekerja sama dengan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) Korea Selatan.  Prosesi serah terima ini sekaligus menjadi pencapaian bersejarah, karena Alugoro-405 merupakan kapal selam pertama karya anak bangsa yang dibangun secara penuh di Fasilitas Kapal Selam PT PAL Indonesia (Persero) dengan lingkup pekerjaan Joint Section, test and trials (Setting to Work, Hydrotest, Harbour Acceptance Test (HAT), Sea Acceptance Test, sampai dengan penyusunan working standard). Dalam pengerjaan joint section, PT PAL Indonesia (Persero) berhasil menyelesaikan dengan predikat zero defect - alias skor sempurna.  [caption id="attachment_11011" align="alignnone" width="718"] Sambutan Plt. Direktur Utama Etty Soewardani [/caption] Dalam sambutannya, Plt. Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero) Etty Soewardani menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan Kapal Selam Alugoro merupakan pembuktian tekad Insan PAL yang kuat. Walau dihambat oleh pandemi, Insan PAL yang terlibat tetap berupaya menuntaskan proses pembangunan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Keberhasilan pembangunan  ini pun menjadikan Indonesia menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang  mampu membangun kapal selam.  Kapal Selam Alugoro-405 merupakan kapal selam jenis Diesel Electric Submarine U209 (Nagapasa Class) yang memiliki panjang keseluruhan 61,3 meter dengan kecepatan mencapai 21 knot ketika berada di bawah air, mampu membawa 40 kru dengan kemampuan jelajah hingga 50  hari, serta didesain untuk digunakan hingga 30 tahun. [caption id="attachment_11010" align="alignnone" width="780"] Gambar. 4 Sambutan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto[/caption] Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan dalam  sambutannya bahwa serah terima kapal selam Alugoro-405 menandai tonggak sejarah pertahanan  Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia - melalui galangan kapal nasional PT PAL Indonesia (Persero) - berhasil ikut serta dalam produksi kapal selam. Diharapkan dalam 5 tahun ke depan, PT PAL Indonesia (Persero) juga mampu memproduksi kapal selam sendiri, mulai dari tahap desain hingga produksi. Hadirnya kapal selam Alugoro-405 juga sekaligus menjadi bagian dari upaya Kementerian Pertahanan untuk memodernisasi alat utama sistem senjata (Alutsista) TNI, dalam rangka penguatan pertahanan nasional, terutama di tengah kondisi geopolitik yang tidak menentu. Menteri Prabowo Subianto menyampaikan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang cinta damai, namun lebih mencintai kemerdekaan. Oleh karena itu, Kementerian Pertahanan pun akan terus berupaya memenuhi kebutuhan Alutsista TNI melalui kerjasama industri dalam negeri.  Dalam kegiatan serah terima kapal selam Alugoro-405 di Surabaya, turut hadir Menteri Pertahanan Republik Korea Kang Eun-Ho, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi  Tjahjanto, Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid, Kepala Staf TNI Angkatan Laut RI Laksamana TNI Yudo Margono, Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan Kementerian BUMN RI Carlo B. Tewu, Katimlak KKIP Bapak Letjen TNI (Purn) Suryo Prabowo, serta pejabat Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, Mabes TNI, Mabes TNI AL, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya.

Asal usul penamaan Kapal Selam Alugoro-405  

[caption id="attachment_11009" align="alignnone" width="765"] Gambar. 2 Tampak Atas Seremoni Delivery Kapal Selam Alugoro-405 [/caption] Penamaan terjadi saat fase peluncuran Diesel Electric Submarine U209 / 1400 (KSDE U209 Chang Bogo Class) yang kemudian diberi nama Alugoro. Berdasarkan cerita  pewayangan, Alugoro adalah merupakan salah satu senjata berbentuk Gada yang dimiliki oleh  Prabu Baladewa. Prabu Baladewa merupakan tokoh wayang yang dikenal adil, tegas dan jujur.  Senjata Alugoro yang dimiliki Baladewa merupakan hadiah dari Batara Brama, yang merupakan guru dari Baladewa yang mengajarkan berbagai macam ilmu. Senjata ini diberikan oleh Batara  Brama kepada Baladewa setelah dinyatakan lulus menuntut ilmu, dimana senjata ini memiliki  kekuatan pemusnah yang sangat dahsyat. Senjata Alugoro berbentuk Gada dengan kedua ujungnya  yang runcing.  Sekretaris Perusahaan PT PAL Indonesia (Persero) Rariya Budi Harta menyampaikan bahwa pemberian nama Alugoro penuh dengan harapan dan keyakinan, bahwa kapal selam  ini mampu melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai senjata yang memiliki daya hancur yang besar dan dahsyat, serta tidak pernah kalah dalam setiap peperangan.

Terkini