Kabar BUMN - Perum BULOG melalui program “BULOG Peduli Gizi” berkolaborasi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kembali menggelontorkan Beras Fortivit (beras bervitamin).
Program “BULOG Peduli Gizi” kali ini diberikan kepada keluarga penerima di Timor Tengah Selatan - Nusa Tenggara Timur setelah pada tahun lalu dilakukan untuk Kabupaten Kupang guna mendukung percepatan penurunan angka prevalensi stunting di Nusa Tenggara Timur.
Acara penyerahan bantuan ini dilaksanakan secara hybrid yang dihadiri oleh Direktur Bisnis Perum BULOG, Febby Novita, Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo, dan Bupati Timor Tengah Selatan, Egusem Pieter, pada Jumat (11/02) lalu. Adapun bantuan yang diberikan pada kesempatan ini sebanyak 11.460 kg untuk 191 jiwa.
“BULOG Peduli Gizi merupakan wujud nyata Perum BULOG di tengah masyarakat dalam mendukung penurunan prevalensi Balita BGM (Bawah Garis Merah) yang merupakan generasi emas penerus bangsa,” kata Febby.
Febby menambahkan bahwa terobosan fortifikasi produk pangan seperti pada garam, tepung terigu, minyak dan beras yang telah dikembangkan saat ini sangat bermanfaat guna meningkatkan kualitas nutrisi di makanan.
Contoh implementasi nyata seperti yang telah dilakukan BULOG pada Beras Fortivit, dan BULOG siap mendukung dan menjadi partner dalam penyediaan bahan pangan pokok terfortifikasi.
Menurut Hasto Wardoyo, yang juga mengikuti secara virtual, bahwa Pemerintah menargetkan penurunan prevalensi stunting 14 persen di tahun 2024 dan target pembangunan berkelanjutan di tahun 2030 berdasarkan capaian di tahun 2024 dan pihaknya sangat berharap dukungan penuh dari para pihak guna mewujudkan Indonesia Bebas Stunting.
“Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Perum BULOG atas bantuan yang diberikan dimana sebelumnya Perum BULOG juga telah memberikan bantuan serupa di Kabupaten Kendal dan Kabupaten Bandung Barat”, kata Hasto.
Selanjutnya Bupati Timor Tengah Selatan, Egusem Piter, yang hadir langsung di lokasi acara dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kepedulian BULOG dan BKKBN terhadap warga Timor Tengah Selatan.
“Semoga dengan bantuan mulia dari BULOG yang bekerjasama dengan BKKBN ini harapannya angka prevalensi stunting di Timor Tengah Selatan dapat ditekan hingga menjadi 0 persen”, kata Egusem Piter.
Diharapkan acara ini dapat dijadikan daya ungkit bagi kolaborasi dan konvergensi antara Perum BULOG, BKKBN dan Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan dan dapat diadaptasi pula di daerah lainnya dalam rangka membangun bangsa mewujudkan Indonesia Sejahtera dan Bebas Stunting.