trending

Waskita Manfaatkan Dana PMN untuk Fokus Selesaikan Proyek Jalan Tol

Kamis, 17 Februari 2022 | 17:00 WIB

Kabar BUMN -  PT Waskita Toll Road (WTR) mendapatkan Shareholder Loan (SHL) sebesar Rp6,42 triliun dari PT Waskita Karya (Persero). Dana ini bersumber dari hasil Penyertaan Modal Negara (PMN) yang telah diberikan pada akhir tahun 2021. Pemberian Shareholder Loan tersebut juga dalam rangka penyelesaian jalan tol milik PT Waskita Toll Road yang tengah berada pada tahap konstruksi. 

PT Waskita Toll Road sendiri akan mempergunakan Shareholder Loan ini untuk setoran modal kepada PT Waskita Sriwijaya Tol, PT Waskita Bumi Wira, dan PT Trans Jabar Tol. Selain itu, dana ini juga akan digunakan untuk pemberian SHL kepada PT KResna Kusuma Dyandra Marga, PT Waskita Transjawa Toll Road dan PT Cimanggis Cibitung Tollways. Pemberian dana Shareholder Loan ini diharapkan dapat memaksimalkan kinerja usaha PT Waskita Toll Road, sehingga nantinya dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan sebagai Pemegang Saham Mayoritas dari WTR.

Penyaluran dana Shareholder Loan ini juga mendapatkan dukungan dari pemerintah dengan mengimplementasikan 8 streams penyehatan keuangan PT Waskita. Dengan demikian, perseroan akan fokus kepada peningkatan kinerja operasional, salah satunya melalui penyelesaian jalan tol bersama WTR. Apabila perseroan telah berfokus pada bisnis operasional, tentunya kinerja keuangan juga diharapkan dapat diperbaiki di tahun 2022 ini dengan cara meningkatkan pendapatan dari sektor konstruksi (peningkatan burn rate).

“Dengan adanya dukungan dari Pemerintah melalui PMN tahun 2021, kami yakin Perseroan dapat melanjutkan proses penyelesaian jalan tol yang sempat tertunda semenjak pandemi Covid-19.” ujar Destiawan. “Selain meningkatkan kinerja operasional dan keuangan, penyelesaian jalan tol juga dapat memperlancar proses divestasi yang sedang dijalankan Perseroan. Hal ini disebabkan kecenderungan investor memilih jalan tol yang telah beroperasi, baik beroperasi parsial maupun penuh” lanjut Destiawan.

“Sebagai informasi, pada tahun 2022 Perseroan akan memperoleh PMN senilai Rp3 triliun. PMN tahun 2022 tersebut merupakan PMN tambahan yang bertujuan untuk penyelesaian jalan tol Kayu Agung – Palembang – Betung dan Ciawi – Sukabumi. Dapat kami sampaikan terkait proyek-proyek yang kontraknya dengan Pemerintah sampai dengan saat ini tidak ada masalah dengan financing-nya.” tutup Destiawan.

Terkini