Kabar BUMN - PT Jasamarga Related Business (JMRB) selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) menciptakan kenyamanan di Rest Area dengan mengoptimalkan kapasitas rest area untuk memastikan sirkulasi dan manuver kendaraan di rest area berjalan dengan baik.
Hal itu dilakukan olles PT JMRB guna kelancaran pelaksanaan arus mudik dan balik lebaran di rest area. “Salah satu yang akan kami lakukan untuk mengoptimalkan kapasitas adalah dengan membuat rekayasa arus lalu lintas di dalam rest area, serta memaksimalkan kapasitas parkir,” kata Tita Paulina Purbasari selaku Direktur Pengelolaan Gedung dan Fasilitas.
Tita menjelaskan, seiring meningkatnya lalu lintas di ruas jalan tol pada periode arus mudik dan balik, PT JMRB juga telah menambah toilet fungsional total sebanyak 1.061 unit di seluruh rest area di ruas jalan tol Jasa Marga Group, Menurutnya,penambahan tol ini sebagai implementasi dari instruksi Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
“Penambahan toilet fungsional juga kami lakukan demi menghindari penumpukan pengunjung di toilet-toilet eksisting. Karena, toilet merupakan salah satu fasilitas yang paling sering digunakan oleh pengunjung. Selain itu, untuk memastikan kecukupan air bersih di toilet dan sarana ibadah, kami juga telah menambah pasokan air bersih,” terang Tita.
Selain toilet, fasilitas yang sering digunakan adalah SPBU. Tita mengatakan bahwa PT JMRB telah berkoordinasi dengan PT Pertamina untuk memastikan pasokan BBM mencukupi di SPBU rest area, serta menempatkan SPBU modular di 16 rest area di ruas jalan tol Jasa Marga Group yang dikelola PT JMRB.
SPBU modular yang beroperasi sejak 22 April hingga 11 Mei 2022 ditempatkan di rest area bertipe B yang tidak terdapat SPBU besar, rest area fungsional, dan rest area yang berpotensi terjadi penumpukan. Tak hanya itu, PT JMRB juga telah melakukan sejumlah skema rekayasa arus lalu lintas di dalam rest area jika terjadi penumpukan kendaraan atau ketika dilakukan penerapan one way di jalan tol.
“Rekayasa buka-tutup akan diterapkan sesuai dengan diskresi pihak Kepolisian, jika terjadi kepadatan di dalam rest area hingga menyebabkan antrean hingga on ramp. Sedangkan skema rekayasa lalu lintas di dalam rest area telah diatur sedemikian rupa agar meminimalisir kepadatan,” ujar Tita.
Tita juga mengimbau pengunjung untuk menerapkan protokol kesehatan di rest area, seperti menggunakan masker, menghindari kerumunan, mencuci tangan dan hand sanitizer. Sebagai upaya pencegahan COVID-19, PT JMRB jugamemberlakukan scan barcode aplikasi PeduliLindungi di titik tertentu, serta melakukan pengecekan suhu tubuh kepada para pengunjung dan memberikan imbauan terkait waktu maksimal beristirahat di rest area.