Kabar BUMN - Angkutan Lebaran 2022 khususnya pada periode arus mudik di bandara-bandara PT Angkasa Pura II berjalan dengan baik. Bandara AP II melewati puncak arus mudik pada 29 April berhasil mencapai 1,48 juta penumpang di H-10 hingga H-3 Lebaran.
President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, kelancaran Angkutan Lebaran 2022 di bandara AP II didukung kolaborasi erat di antara stakeholder termasuk pemudik yang berangkat mudik di awal tidak dekat dengan hari lebaran. Selain itu, menurut Awaluddin, moda transportasi udara memiliki tiga keunggulan dalam mengakomodir tingginya permintaan di mudik Lebaran.
“Di saat permintaan masyarakat tinggi untuk bepergian, transportasi udara memiliki tiga keunggulan untuk memenuhi kebutuhan tersebut sehingga kami bersyukur periode angkutan lebaran 2022 khususnya pada arus mudik ini bisa berjalan dengan baik di bandara-bandara AP II termasuk Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar di Indonesia.” terang Awaluddin.
Lebih lanjut Awaluddin menjelaskan bahwa tiga keunggulan itu dapat membantu memudahkan pemudik menuju ke kampung halaman untuk merayakan momen Lebaran bersama keluarga. Adapun keunggulan yang pertama adalah fleksibilitas.
“Transportasi udara memiliki fleksibilitas, di mana calon penumpang bisa memilih tanggal dan jam keberangkatan serta maskapai yang sesuai dengan kebutuhan. Apabila di tanggal dan jam keberangkatan yang diinginkan sudah tidak tersedia tiket, maka bisa dipilih alokasi waktu lainnya,” jelas Awaluddin.
Selanjutnya, keunggukan yang kedua adalah transportasi udara memiliki kapasitas yang dapat disesuaikan dengan permintaan. “Apabila permintaan tinggi, AP II selaku operator bandara akan berkoordinasi dengan maskapai dan ground handling serta pihak terkait untuk menambah kapasitas kursi penerbangan melalui mekanisme extra flight (penerbangan tambahan), pengaturan slot time penerbangan, perpanjangan jam operasional bandara, dan lainnya,” terangnya.
Keunggulan yang terakhir adalah luasnya konektivitas penerbangan. “Transportasi udara dapat menghubungkan setiap provinsi di Indonesia. Melalui jalur udara, kita bisa melakukan perjalanan dari satu kota ke kota lainnya dengan waktu yang singkat. Di negara kepulauan seperti Indonesia, transportasi udara merupakan moda yang paling efisien dan efektif,” ungkap Awaluddin.
Oleh karena itu, PT Angkasa Pura II mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan pilihan menggunakan transportasi udara dalam masa arus mudik dan balik Lebaran.