trending

Begini Cara Investasi Reksadana untuk Pemula

Kamis, 5 Mei 2022 | 10:45 WIB

Kabar BUMN -  Menjadi salah satu instrumen investasi yang praktis dan mudah dipahami, tidak heran jika reksadana banyak diminati investor pemula. Supaya mendapatkan keuntungan maksimal, ikuti beberapa cara investasi reksadana untuk pemula berikut ini.

Saat ini reksadana masih menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak diminati, terutamanya bagi investor pemula. Pasalnya, reksadana menjadi salah satu instrumen investasi yang praktis, mudah dipahami, dan memiliki potensi return yang tinggi. Ditambah lagi, Anda akan dibantu oleh Manajer Investasi (MI) profesional dalam mengelola seluruh dana investasi yang disetorkan.

Sayangnya, tidak sedikit investor pemula yang kurang memahami cara investasi reksadana dengan benar. Termasuk salah satunya memilih produk reksadana terbaik agar memberikan keuntungan maksimal.

Tidak perlu khawatir, begini cara investasi reksadana untuk pemula:

Tentukan tujuan investasi

Sebelum mulai berinvestasi, pastikan Anda sudah mengetahui tujuan investasi. Memiliki tujuan investasi akan membantu Anda menemukan jenis reksadana yang tepat. Selain itu, Anda juga bisa memperkirakan jangka waktu berinvestasi dan return yang didapatkan, sehingga tujuan investasi tercapai tepat waktu.

Platform investasi yang aman

Setelah mengetahui tujuan berinvestasi, cara selanjutnya adalah memilih platform investasi reksadana yang tepat. Pilih platform investasi yang aman dan sudah terdaftar OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Hal ini bertujuan untuk meminimalkan risiko terjebak investasi bodong yang merugikan.

Pilih produk reksadana yang tepat

Cara investasi reksadana untuk pemula berikutnya memilih produk reksadana yang tepat sesuai jangka waktu tujuan berinvestasi. Beberapa jenis produk reksadana yang bisa dipilih: reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana campuran, dan reksadana saham.

Jika tujuan investasi Anda kurang dari satu tahun, maka reksadana pasar uang adalah pilihan yang tepat. Untuk investasi jangka menengah; 1-3 tahun, Anda bisa memilih reksadana pendapatan tetap.

Sementara itu, reksadana campuran cocok bagi Anda yang memiliki target investasi 3-5 tahun. Terakhir, apabila tujuan investasi jangka panjang di atas 5 tahun, reksadana saham patut dipertimbangkan.

Pilih Manajer Investasi yang tepat

Memilih Manajer Investasi yang tepat termasuk cara investasi reksadana yang tidak kalah penting untuk diperhatikan. Pilih Manajer Investasi terbaik dengan melihat expense ratio yang dikeluarkan. Semakin kecil biaya atau expense ratio, maka semakin piawai Manajer Investasi dalam mengelola reksadana.

Kemudian, Anda juga harus memerhatikan dana kelolaan atau AUM (Asset Under Management) reksadana yang dipilih. Semakin besar nilai AUM, maka akan semakin besar pula kepercayaan investor pada kualitas Manajer Investasi tersebut.

Halaman:

Terkini