Kabar BUMN - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mencatat pada mudik Lebaran 2022, angka kecelakaan lalu lintas menurun secara signifikan. Sementara untuk mobil atau kendaraan pribadi mendominasi pada pergerakan mudik tahun ini.
“Riset kami bahwa kendaraan pribadi mendominasi sekitar 47 persen dari total pergerakan memang terbukti dan pergerakannya ada di waktu-waktu tertentu. Selain itu, terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 45 persen, berdasarkan data dari Polri,” jelas Budi.
Budi menjelaskan bahwa penurunan kecelakaan lalu lintas ini diikuti dengan penurunan pemudik menggunakan sepeda motor karena sangat beresiko. Sementara itu, untuk pengguna angkutan umum, jumlahnya relatif sama dengan tahun sebelum pandemi. Bahkan terjadi lonjakan di hari-hari tertentu, yang belum pernah terjadi sebelumnya selama pandemi.
“Pada mudik Lebaran 2022 ini, penerapon protokol kesehatan telah dijalankan dengan baik di simpul-simpul transportasi, guna mencegah terjadinya kenaikan kasus COVID-19 usai masa mudik. Kami juga memberikan kesadaran kepada masyarakat yang mudik untuk vaksin booster dan menyediakan fasilitas di titik-titik tertentu,” kata Budi.
Tak hanya itu, Budi menyampaikan laporan terkait sejumlah kendaraan yang melintas di jalan tol yang keluar Jabodetabek maupun masuk Jabodetabek. Dari data yang tercatat, mengalami peningkatan kendaraan yang keluar Jabodetabek sebanyak 1,7 persen, sementara kendaraan masuk sejumlah 11,8 persen dibandingkan dengan Lebaran tahun 2019.
“Kami bersama seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan analisis dan evaluasi penyelenggaraan mudik tahun ini, serta membuat perbaikan dan terobosan di penyelenggaraan mudik tahun selanjutnya. Terima kasih juga kepada seluruh pihak yang telah menjalankan kinerja yang baik dalam pengelolaan mudik,” tutup Budi.