trending

Rencana Erick Thohir Gabungkan Holding Rumah Sakit BUMN dan Farmasi

Senin, 22 Agustus 2022 | 19:11 WIB
Erick Thohir Ungkap Tujuan Rights Issue 5 BUMN

Kabar BUMN -  Menteri BUMN, Erick Thohir, berencana untuk menggabungkan holding rumah sakit BUMN dan farmasi. Rencana penggabungan ini untuk mendukung program ketahanan Kesehatan nasional.

Hal ini diungkapkan oleh Honesti Basyir selaku Direktur Utama PT Bio Farma. Menurutnya, rencana penggabungan Holding Rumah Sakit BUMN dengan Holding BUMN Farmasi dalam rangka melengkapi ekosistem Kesehatan.

Seperti diketahui bahwa Holding BUMN Farmasi sudah memiliki elemen-elemen layanan kesehatan secara lengkap seperti klinik, namun belum memiliki layanan rumah sakit. “Holding BUMN Farmasi ini lebih di sisi pemasok seperti obat, vaksin dan alat kesehatan. Sedangkan di layanan kesehatan, kita harus memperkuat hal tersebut apakah itu rumah sakit atau klinik," ujar Honesti.

Lebih lanjut Honesti mengatakan bahwa pihaknya akan menguasai mulai dari hulu hingga ke hilir, tak hanya produk namun juga layanan kesehatan. “Kalau kita bisa mengintegrasikan sisi suplai dan permintaan, maka hal ini luar biasa. Belum ada benchmark di dunia di mana terdapat suatu koorporasi yang memiliki ekosistem sangat lengkap di industri layanan Kesehatan dan ini menjadi amanah kami," tuturnya.

Adanya rencana penggabungan antara Holding BUMN dan Farmasi juga kemungkinan akan mengubah nama holding tersebut. Hal ini juga sesuai dengan penugasan dari program pemerintah yaitu ketahanan kesehatan nasional.

Sebelumnya, Bio Farma juga diamanahkan oleh Kementerian BUMN untuk menjadi Holding BUMN Farmasi, dan menjadi induk holding bagi Kimia Farma dan Indofarma. Holding BUMN Farmasi memiliki manufaktur, sistem distribusi, layanan kesehatan seperti klinik dan menjadi jaringan ritel farmasi terbesar di Indonesia melalui outlet-outlet apotek Kimia Farma.

Terkini