trending

Data Aplikasi Anak Usaha Diduga Bocor, Ini Tanggapan Jasa Marga

Kamis, 25 Agustus 2022 | 23:53 WIB
Data Aplikasi Anak Usaha Diduga Bocor, Ini Tanggapan Jasa Marga

Kabar BUMN - PT Jasa Marga menanggapi dugaan kebocoran data aplikasi anak perusahaan PT Jasa Marga, PT Jasamarga Toll Road Operator (JMTO) yang viral di Twitter. Kebocoran terjadi akibat peretasan yang dilakukan oleh hacker tidak bertanggung jawab.

Ramainya dugaan kebocoran data itu diunggah oleh salah satu akun Twitter, @FalconFeedsio. Dalam unggahan tersebut, pemilik akun menginformasikan, data tersebut milik PT. JMTO telah diretas di forum peretas dan mengaku memiliki data 252 GB dari Operator Tol Jasa Marga.

Data yang dijelaskan berisi kode, dokumen dan berkas perusahaan, ternyata kelompok tersebut juga mengatakan bahwa data yang mereka curi itu terkait dengan data pelanggan, data perusahaan dan data keuangan. Namun, Jasa Marga membantah ada data pelanggan yang dicuri.

Melalui keterangan resminya, Jasa Marga menegaskan bahwa data yang dimaksud adalah data internal dan administrasi yang ada di aplikasi PT JMTO serta dipastikan tidak berkaitan dengan data pelanggan. Saat ini, PT JMTO mengambil langkah cepat untuk mengatasi hal tersebut. Saat ini telah menonaktifkan server yang terdampak serangan dan melakukan recovery atas data tersebut serta memindahkan sistem ke server yang lebih aman.

“Tak hanya itu, juga telah menutup celah kerentanan keamanan aplikasi serta menjalin kerja sama dengan pihak yang kompeten dalam melakukan asesmen cyber security dalam sistem di PT JMTO,” tutur Lisye Octaviana selaku Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga.

Agar hal serupa tidak terjadi lagi, Jasa Marga akan terus mengevaluasi serta terus meningkatkan sistem keamanan siber Jasa Marga Group, tidak hanya untuk internal namun juga kepada stakeholder eksternal.

Terkini