trending

Abipraya Gelar Pelatihan Dukung Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri

Selasa, 4 Oktober 2022 | 23:09 WIB
Abipraya Gelar Pelatihan Dukung Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri

Kabar BUMN - PT Brantas Abipraya (Persero) terus berperan aktif mendorong optimalisasi Tingkat Kompeten dalam Negeri (TKDN). Untuk mewujudkannya, perseroan menggelar Pelatihan TKDN yang diselenggarakan bersama Working Team Procurement & SCM Sub PMO Core Competency BUMN Karya.

Pemerintah terus berupaya mengejar target rata-rata pemakaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40% terhadap produk dalam negeri. Target tersebut diharapkan sudah bisa diimplementasikan para pelaku industri pada semua sektor hingga 2024. Sehingga diadakannya pelatihan selama dua hari pada 29 September-30 September silam di Kantor Pusat Brantas Abipraya ini pun dihadiri oleh para peserta yang terdiri dari beberapa BUMN Karya.

“Kegiatan ini merupakan salah satu strategi untuk menyokong percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri sesuai Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 Tanggal 30 Maret 2022 dan untuk pembahasan Working Team Procurement dalam meningkatkan kompetensi personil terkait TKDN. “Dalam pelatihan, peserta dibekali oleh dasar hukum terkait dengan perhitungan TKDN dan TKDN dalam proses pengadaan,” tutur Miftakhul Anas selaku Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Tak hanya itu, guna mewujudkan TKDN di sektor industri infrastruktur maka akan sangat dibutuhkan sinergi, dukungan dan keterbukaan dari semua pemangku kepentingan. Dengan optimalisasi TKDN melalui penggunaan produk dalam negeri, Brantas Abipraya menunjukkan keseriusannya dalam membangun bangsa dan negara, khususnya pemulihan pasca pandemi COVID-19. 

Wujud komitmen kesungguhan BUMN infrastruktur ini dalam menggenjot optimalisasi TKDN pun dibuktikan secara konsisten melalui peningkatan pemanfaatan produk dalam negeri dalam pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN). Sehingga sangat penting bagi seluruh penanggung jawab di proyek Brantas Abipraya dapat memastikan bahwa semua produsen, pemasok atau penyedia material dan peralatan konstruksi yang digunakan di proyek memiliki Tanda Sah Capaian TKDN yang diterbitkan oleh Kementerian Perindustrian.

“Ke depan, Brantas Abipraya akan fokus untuk mengedepankan layanan yang mendorong penggunaan TKDN minimal 40 persen. Ini pun merupakan peran aktif kami dalam turut menyukseskan gerakan nasional bangga akan buatan Indonesia,” tutup Anas.

Terkini