trending

Komitmen Atasi Stunting, Pupuk Kaltim Perluas Program Pedalgas di Bontang Utara

Jumat, 28 Juni 2024 | 13:30 WIB
Pupuk Kaltim perluas program Pencegahan dan Pengendalian Stunting (Pedalgas) di Bontang Utara. (Dok. Pupuk Kaltim)

Program ini juga sejalan dengan komitmen Pupuk Kaltim dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mengurangi angka stunting dan meningkatkan kesehatan pangan di Kota Bontang.

Perusahaan berupaya mencapai 17 indikator SDGs, khususnya menghilangkan kelaparan dan segala bentuk mal nutrisi di tahun 2030, serta mencapai kesehatan pangan melalui penurunan angka stunting hingga 40 persen di tahun 2025.

"Stunting adalah isu kompleks yang memerlukan penanganan lintas sektor. Oleh karena itu, Pupuk Kaltim berkomitmen mendukung pemerintah dalam menanggulangi persoalan ini melalui berbagai inisiatif seperti halnya Program Pedalgas," tutur Eko.

Baca Juga: Air Terjun Tukad Cepung, Bangli, Bali, dari Tempat Melukat Jadi Lokasi Wisata dan Foto Prewedding

Kolaborasi aktif antar berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Bontang, diharapkan dapat mencapai target penurunan angka stunting sesuai dengan visi yang telah ditetapkan.

Najirah, Wakil Wali Kota Bontang, menyambut baik komitmen Pupuk Kaltim dalam upaya bersama mengatasi stunting, yang merupakan salah satu prioritas Pemkot Bontang dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

"Pemkot Bontang sangat mengapresiasi Pupuk Kaltim yang terus menggencarkan upaya pengendalian dan penanggulangan stunting dengan program Pedalgas."

Baca Juga: Liburan Sekolah, KAI Bagi-bagi Voucher Kereta Api Eksekutif dan Merchendise Menarik!

"Sinergi seperti ini yang kita butuhkan, sebagai bentuk kolaborasi aktif dalam mewujudkan Bontang sehat, cerdas dan berdaya saing," ungkap Najirah.

Sinergi antar seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kualitas hidup anak dan keluarga di Bontang.

Dwiyanti, Kepala Puskesmas Bontang Utara 2, menambahkan bahwa implementasi Pedalgas di Kelurahan Loktuan telah menunjukkan penurunan angka stunting, yang didukung oleh berbagai intervensi seperti peningkatan kapasitas kader Posyandu dan pemenuhan sarana prasarana yang memadai.

Baca Juga: Menteri Trenggono: KKP Dukung PT Perikanan Indonesia sebagai Mitra dalam Implementasi Kebijakan Pemerintah

Dwiyanti menyampaikan program Pedalgas yang sebelumnya telah dimulai di Kelurahan Loktuan menunjukkan adanya penurunan dalam dua tahun terakhir, dari sebelumnya berkisar 25,21 persen menjadi 19,78 persen.

Di Kelurahan Guntung, program ini akan difokuskan pada pemantauan gizi anak dengan memberikan makanan tambahan berbasis pangan lokal.

"Untuk Pedalgas Guntung, intervensi anak akan dilakukan selama 90 hari dengan pemberian makanan tambahan berbasis bahan pangan lokal, serta pelaksanaan tata laksana gizi khusus pada balita gizi sangat kurang," terang Dwiyanti

Halaman:

Tags

Terkini