trending

PLN EPI Kolaborasi dengan Kabupaten Banyumas untuk Mendapatkan Bubur Sampah Sebagai Bahan Baku Biomassa Cofiring PLTU

Kamis, 4 Juli 2024 | 19:30 WIB
PLN EPI akan memanfaatkan bubur sampah yang merupakan salah satu produk hasil pengolahan sampah di Banyumas sebagai biomassa untuk Cofiring PLTU. (DOK. PLN EPI)

Kabar BUMN - PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) sepakati kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas dan PT Sinergi Energi Utama untuk mengolah sampah menjadi bahan baku co-firing biomassa.

PLN EPI akan memanfaatkan bubur sampah yang merupakan salah satu produk hasil pengolahan sampah di Banyumas sebagai biomassa untuk Cofiring PLTU.

Kesepakatan ditandatangani Pejabat Bupati Banyumas Hanung Cahyo Saputro, Direktur Utama PT Sinar Energi Utama Taufiqqullah Ande beserta Direktur Biomassa PLN EPI Antonius Aris Sudjatmiko, Selasa (2/7/2024).

Baca Juga: Peringati Hari Donor Darah Sedunia 2024, PLN EPI Gelar Donor Darah Massal Diikuti 178 Pendonor

Hanung Cahyo Saputro mengungkapkan, tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) di Banyumas sudah dilengkapi mesin pemilah sampah antara sampah organik dan anorganik.

TPST dikelola Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dengan hasil akhir berupa pupuk kompos, paving, bata, biji plastik, dan juga bubur sampah organik sebagai bahan baku biomassa.

Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara menegaskan, perseroan berkomitmen penuh dalam mencapai transisi energi melalui peningkataan utilisasi Energi Baru Terbarukan (EBT) berbasis sumber daya setempat.

Baca Juga: Konsisten Mematuhi Hukum dan Prinsip GCG, PLN EPI Raih Penghargaan Tertinggi di Indonesia Regulatory Compliance Awards 2024

Salah satunya, dengan mengolah sampah yang sejauh ini terus menjadi permasalahan di Kabupaten/Kota untuk diolah menjadi co-firing biomassa.

Iwan Agung mengungkapkan, “Kami sangat mengapresiasi langkah sinergi ini, proses lanjutan dari salah satu produk olahan sampah menjadi biomassa ini tentunya akan memiliki peran ganda.”

“Tidak hanya menangani problematika sampah tapi juga mampu menurunkan emisi di dua sisi, yaitu dari tumpukan sampah dan dari pengurangan porsi batu bara di PLTU,” ujar Iwan Agung.

Baca Juga: Produksi Biomassa PLN EPI Buka Lapangan Kerja di Daerah, Peningkatan Kapasitas dan Produksi Rencana Ditingkatkan

Iwan menegaskan, bahwa upaya utilisasi hasil olahan sampah menjadi biomassa akan terus disinergikan perseroan bersama Pemerintah Daerah yang telah melakukan pengolahan sampahnya.

Menurutnya, kebutuhan biomassa untuk tujuan penurunan emisi semakin meningkat seiring dengan komitmen Indonesia pada pencapaian NZE di tahun 2060 atau lebih cepat.

Halaman:

Tags

Terkini