Prestasi ini menjadi bukti komitmen dan kemampuan PT PAL dalam menyelesaikan proyek-proyek strategis dengan tepat waktu dan berkualitas tinggi.
Meskipun demikian, PT PAL Indonesia mengakui adanya tantangan teknis dan kebijakan dari pihak stakeholder yang kadang-kadang muncul selama perjalanannya.
Namun, perusahaan tetap berhasil mengatasi tantangan tersebut dan tetap memastikan pengiriman produk-produk tanpa mengurangi kualitas maksimalnya, bahkan mencatatkan peningkatan pendapatan yang signifikan setiap tahunnya.
Baca Juga: Semester I Tahun 2024, KCIC Melayani Sebanyak 2,6 Juta Penumpang
Pada tahun buku 2023 dengan mencatatkan penjualan produk pertahanan terbesar sepanjang sejarah perusahaan, mencapai Rp3.142,58 miliar. Kontribusi signifikan ini berasal dari proyek kapal Frigate dan proyek ekspor.
Total pendapatan perusahaan di tahun 2023 mencapai Rp3.613,17 miliar, menjadikan tahun tersebut sebagai tahun dengan pendapatan tertinggi dalam lima tahun terakhir.
“Selain itu, PT PAL Indonesia juga berhasil memperoleh kontrak baru yang mencakup proyek-proyek defense dan non-defense," ungkap Kaharuddin Djenod.
"Pencapaian ini membuktikan kemampuan PT PAL Indonesia untuk bersaing di pasar global dengan produk-produk berkualitas tinggi dan ketepatan waktu delivery yang terjaga,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Kaharuddin Djenod menjelaskan bahwa PT PAL Indonesia terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produksinya demi memenuhi kebutuhan pasar domestik dan internasional.***