CEO PIS Yoki Firnandi menjelaskan, sebagai perusahaan integrated marine logistic terbesar di Indonesia, PIS terus berinovasi dalam melayani permintaan energi dalam negeri yang terus meningkat.
“Go-Global menjadi cara kami memperluas jangkauan dan dampak Pertamina Group di pasar internasional untuk memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar Yoki.
Baca Juga: Laba Tahun 2023 Pertamina International Shipping Melonjak ke US$ 330 Juta
Ditargetkan pendapatan sebesar US$8,9 Miliar di 2034, Yoki menjelaskan, PIS berkomitmen untuk meningkatkan volume kargo pihak ketiga melalui ekspansi ke pasar internasional.
Pengembangan kantor internasional baru di Asia Pasifik, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika Utara menjadi strategi penting untuk meningkatkan pendapatan pihak ketiga di luar Pertamina Group.
Untuk mencapai target tersebut, PIS terus mengembangkan kerangka kerja untuk target operational model secara global.
Baca Juga: Hannover Messe 2024: PIS Siap Jadi Agregator Transportasi dan Logistik CCS
“Digitalisasi juga hadir sebagai backbone untuk mendukung supervisi ini, di samping kolaborasi efektif antar Direktorat dan Komite di PIS dan PIS AP,” tutup Yoki.***