Proyek Angkutan Batu Bara
PTBA memulai pembangunan fasilitas penanganan batu bara baru untuk meningkatkan kapasitas angkutan batu bara melalui jalur kereta api Tanjung Enim - Keramasan, dengan kapasitas 20 juta ton per tahun.
Fasilitas ini dibangun bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Kereta Api Logistik (Kalog).
Manajemen Karbon
Untuk mencapai target Net Zero Emission, PTBA menerapkan Good Mining Practice dan berbagai program dekarbonisasi.
Di antaranya adalah penggunaan peralatan pertambangan elektrik seperti Eskavator Listrik, Dump Truck hybrid, dan Pompa Tambang berbasis Listrik.
PTBA juga mengoperasikan bus listrik di Pelabuhan Tarahan dan Unit Pertambangan Tanjung Enim serta menerapkan E-Mining Reporting System untuk pelaporan produksi secara real time.
Program-program dekarbonisasi ini merupakan bagian dari roadmap manajemen karbon PTBA hingga 2060, yang akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memberikan hasil optimal.***