Perusahaan ini juga mengimplementasikan kebijakan Stop Work Authority (SWA) yang memberi kewenangan kepada seluruh pekerja untuk menghentikan pekerjaan jika menemukan kondisi yang tidak aman.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan semua aktivitas operasional dijalankan dengan aman dan bertanggung jawab.
"Sesuai slogan 'Safety is Our Personality', upaya tersebut menjadi langkah aktif Pupuk Kaltim melindungi pekerja atas keselamatan dan kesehatan, sekaligus mencegah kejadian yang berpotensi menimbulkan fatality," terang Qomaruzzaman.
Baca Juga: Destinasi Wisata Alam Gratis di Semarang, Liburan Gak Harus Mahal!
Pada ajang Naker Award 2024, Pupuk Kaltim juga menunjukkan keberhasilan dalam penerapan SMK3 dan memperoleh sertifikat serta bendera emas untuk kategori tingkat lanjutan berdasarkan 166 kriteria.
Selain itu, perusahaan ini aktif dalam program Penanggulangan HIV/AIDS melalui edukasi dan Voluntary Counseling Test (VCT), mendukung program pemerintah untuk mencapai Three Zero HIV/AIDS pada 2030.
Menaker Ida Fauziyah memuji perusahaan-perusahaan yang menerima penghargaan tahun ini, yang tidak hanya menunjukkan dedikasi terhadap pekerja tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan iklim ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca Juga: 5 Tahun Kepemimpinan Erick Thohir: Transformasi SDM BUMN dan Peran Penting Hutama Karya
"Maka untuk mengatasi persoalan ketenagakerjaan saat ini dan masa depan, kita harus mampu menghasilkan kebijakan dan regulasi yang solutif, responsif dan adaptif," tutup Ida Fauziyah.***