Kabar BUMN - PLN Nusantara Power (PLN NP) terus menorehkan prestasi gemilang di tahun 2024, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional.
Sebagai subholding pembangkitan terbesar di Asia Tenggara, PLN NP berhasil memperluas kinerjanya dengan merambah proyek-proyek energi di Malaysia dan Bangladesh.
Terbaru, PLN NP juga membidik pasar energi baru terbarukan (EBT) di Asia Tengah, Eropa, dan Timur Tengah, bekerja sama dengan perusahaan internasional.
Momentum penting ini bertepatan dengan peringatan ulang tahun PLN NP yang ke-29 pada 3 Oktober 2024 di Jakarta.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman P. Hutajulu, Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, serta Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo.
Darmawan menyatakan bahwa tantangan utama PLN di masa depan adalah penyediaan energi bersih yang terjangkau sambil terus mendorong pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga: Optimalisasi Pembangkit, Kinerja PLN Nusantara Power Melejit di Sepanjang 2023
Menurutnya, tantangan tersebut justru membuka peluang bagi PLN untuk berperan dalam transisi energi dan dekarbonisasi.
"PLN Nusantara Power harus terus bergerak maju dengan optimisme, tidak hanya berhenti pada pencapaian saat ini," tegas Darmawan.
Direktur Utama PLN NP, Ruly Firmansyah, menambahkan bahwa PLN NP telah menorehkan pencapaian signifikan di luar negeri, termasuk tiga kontrak Engineering-Procurement-Construction (EPC) dengan perusahaan Malaysia, Tenaga Switchgear Sdn. Bhd.
Di Bangladesh, PLN NP berhasil menyelesaikan proyek Maintenance, Repair, dan Overhaul (MRO) dengan hasil yang sangat memuaskan.
Keberhasilan pembangunan dan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata juga menambah kepercayaan diri PLN NP untuk memperluas portofolio di tingkat global.