Teknologi Preci-Rice juga mendukung layanan Mobil Uji Tanah (MUT), yang membantu mendeteksi kandungan unsur hara pada tanah.
Baca Juga: Optimalkan Penyerapan Pupuk Bersubsidi untuk Musim Tanam, Pupuk Indonesia Ajak Petani
Dengan adanya teknologi ini, PT Pupuk Indonesia berharap dapat memberikan solusi yang lebih tepat bagi petani dalam pengelolaan lahan mereka.
Program Makmur sendiri merupakan ekosistem pertanian yang mendukung petani dari hulu hingga hilir.
Di Subang, program ini bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti Bulog, ID FOOD, Sang Hyang Seri, dan ASKRINDO, dalam upaya membangun sektor pertanian di daerah tersebut.
Secara nasional, realisasi Program Makmur telah melampaui target dengan luas lahan 368.324 hektar atau 136% dari target 2024, melibatkan 145.928 petani.
Direktur Pupuk dan Pestisida Kementerian Pertanian, Jekvy Hendra, menyoroti pentingnya teknologi untuk mengatasi tantangan sektor pertanian, seperti degradasi tanah dan penurunan produktivitas.
“Pemupukan yang berimbang dan tepat sangat diperlukan.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Gelar Jambore MAKMUR, Upaya Regenerasi Petani untuk Pertanian Berkelanjutan
"Di banyak daerah, penggunaan pupuk sering berlebihan, yang justru berdampak negatif.
"Kami mengapresiasi upaya PT Pupuk Indonesia yang telah menyediakan teknologi untuk pemupukan presisi,” ujar Jekvy.
Dengan langkah inovatif ini, PT Pupuk Indonesia berkomitmen mendukung pertanian berkelanjutan di Indonesia, meningkatkan hasil panen, dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani.***