trending

Pegadaian Raih Penghargaan Inovasi Hukum di Sektor Keuangan Non-Bank

Selasa, 29 Oktober 2024 | 13:00 WIB
Pegadaian raih penghargaan di ajang In-House Counsel Summit & Award 2024. (pegadaian.co.id)

Kabar BUMN – PT Pegadaian kembali menunjukkan dedikasinya di bidang hukum dengan meraih penghargaan bergengsi di ajang In-House Counsel Summit & Award 2024.

Dalam ajang tersebut, Pegadaian dinobatkan sebagai The Most Innovative In-House Counsel Non-Bank Financial Industry.

Acara ini diselenggarakan oleh Hukumonline bersama Indonesia In-House Counsel Association (ICCA) pada Jumat (18/10).

Baca Juga: Pegadaian Raih Dua Penghargaan detikcom Awards 2024, Bukti Inovasi dan Inklusivitas Keuangan

Penghargaan ini diterima langsung oleh Kepala Divisi Legal PT Pegadaian, Arifmon.

Mengusung tema "Acceleration of Business 2025", penghargaan ini digelar sebagai apresiasi terhadap inovasi dan penerapan hukum yang efektif dalam manajemen risiko di sektor keuangan non-bank, termasuk di PT Pegadaian.

Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan PT Pegadaian, Udin Salahudin, menyatakan bahwa penghargaan ini adalah bentuk komitmen perusahaan dalam menjunjung prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance).

Baca Juga: Loker BUMN PT Pegadaian! Dibuka Lowongan Kerja Wealth Manager dan Relationship Manager Senior dengan Syarat Berikut

"Melalui pendekatan proaktif dan adaptif, kami berhasil mengatasi berbagai tantangan dan menciptakan nilai tambah bagi perusahaan.

"Divisi Legal kami tidak hanya sekadar sebagai cost center, tapi juga berperan sebagai business driver yang mendukung misi Meng-EMAS-kan Indonesia 2045," ujar Udin, seperti dikutip KabarBUMN.com dari pegadaian.co.id, Selasa (29/10/2024).

Pegadaian juga memperkenalkan sejumlah inovasi, seperti G-Law System berbasis machine learning dan kecerdasan buatan.

Baca Juga: Cabang ke-43 The Gade Coffee and Gold Hadir di Kemenkomarves, Wujud Kolaborasi Pegadaian dengan Instansi Pemerintah

Inovasi ini dihadirkan untuk mendukung analisis hukum, evaluasi karakter nasabah, penilaian putusan hakim, hingga otomatisasi perjanjian.

Sistem ini membantu perusahaan dalam mengoptimalkan mitigasi risiko hukum.

Halaman:

Tags

Terkini