Baca Juga: KAI Logistik Pastikan Kesiapan dan Keandalan Infrastuktur TBB Kramasan
“Ini juga sejalan dengan konsep ESG yang terus digalakkan di seluruh lingkungan perusahaan,” lanjut Fredi.
Dari sisi inovasi, KAI Logistik terus memperkuat kapabilitas digital dengan implementasi teknologi Radio Frequency Identification (RFID) untuk efisiensi proses.
Serta aplikasi KAI Logistik TRAX yang menyediakan layanan pengiriman barang retail dengan konsep kemudahan dan kenyamanan “with just a click”.
Hingga saat ini, TRAX telah menjangkau 180 titik layanan service point di 115 kota/kabupaten dan akan terus diperluas.
Baca Juga: Triwulan III/2024, KAI Logistik Catatkan Pertumbuhan Volume Mencapai 7.619.168 Ton
Inovasi dan digitalisasi menjadi prioritas bagi perseroan untuk memastikan akselarasi bisnis yang optimal.
Hal tersebut juga salah satunya diwujudkan dengan investasi yang telah digelontorkan senilai sekitar Rp2 Milyar, khususnya dalam pengembangan versi terbaru aplikasi KAI Logistix TRAX dan penyediaan perangkat RFID.
“KAI Logistik berharap, moda kereta api barang sebagai sustainable transportation mampu menjadi ekosistem dari sustainable economy di mana mengedepankan kesejahteraan umum yang sebesar-besarnya dengan dampak lingkungan yang seminimal mungkin,” tutup Fredi.***