trending

Jaga Keandalan Transportasi, KAI Teken Kontrak Perawatan dan Pengoperasian Prasarana Kereta Api

Minggu, 10 November 2024 | 11:00 WIB
Penandatanganan kontrak antara KAI dan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta di Gedung Karya, Kementerian Perhubungan RI pada Jumat (8/11/2024). (kai.id)

Kabar BUMN – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menandatangani kontrak dengan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta.

Kontrak tersebut berisi tentang perawatan berkala dan pengoperasian infrastruktur perkeretaapian milik negara (Infrastructure Maintenance and Operation/IMO).

Hal ini merupakan wujud komitmen KAI dalam menjaga keandalan prasarana kereta api.

Baca Juga: KAI Tambah Fasilitas LRT Jabodebek untuk Kenyamanan di Musim Hujan,m

Penandatanganan berlangsung di Gedung Karya, Kementerian Perhubungan RI pada Jumat (8/11/2024).

Hadir dalam acara ini, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Mohamad Risal Wasal, Direktur Keselamatan DJKA Hengki Angkasawan, Direktur Pengelolaan Prasarana KAI Heru Kuswanto, serta pejabat terkait lainnya.

Anne Purba, VP Public Relations KAI, menyatakan bahwa kontrak ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas, keamanan, dan kelancaran operasional layanan kereta api, khususnya di wilayah Daerah Operasi 1 Jakarta.

Baca Juga: Hemat Sampai 70%! Manfaatkan Promo Tiket KAI untuk Liburan Akhir Tahun

“Penandatanganan ini mencerminkan komitmen KAI dalam menjaga agar prasarana perkeretaapian di Daop 1 Jakarta tetap terawat baik dan dapat dioperasikan dengan aman serta efisien,” ujar Anne, seperti dikutip KabarBUMN.com dari kai.id, Minggu (10/11/2024).

KAI Daop 1 Jakarta kini melayani 1.636 perjalanan kereta per hari, terdiri dari 128 KA jarak jauh, 1.048 Commuter Line, 50 KA barang, 32 KA lokal, 82 KA bandara, serta berbagai KA dinas.

Anne juga menambahkan bahwa dukungan finansial dari pemerintah sangat berperan dalam menjaga kualitas layanan transportasi publik ini.

Baca Juga: KAI Logistik Raih Penghargaan Best BUMN Awards 2024

KAI, lanjutnya, berkomitmen menyediakan prasarana andal dengan melibatkan personel yang tersertifikasi.

“Seluruh petugas yang terlibat telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan melalui sertifikasi, sehingga perawatan dan pengoperasian dapat dilakukan aman dan sesuai prosedur,” jelas Anne.

Halaman:

Tags

Terkini