Selama ini, Pupuk Kaltim juga telah melaksanakan berbagai jenis pelatihan K3, seperti simulasi ruang terbatas, Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), dan high angle rescue.
Baca Juga: Pertamina Dorong Pengembangan CCS/CCUS untuk Kurangi Emisi Karbon di Indonesia
Semua program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan dasar keselamatan sekaligus melatih tindakan cepat menghadapi situasi berbahaya.
“Kami berharap perusahaan lain dapat memanfaatkan sumber daya yang kami sediakan untuk membangun lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif,” tambah David.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi untuk menciptakan budaya K3 yang tangguh dan efektif di kawasan industri.
Melalui pelatihan ini, Pupuk Kaltim ingin menjadi pusat pelatihan K3 yang andal sekaligus mendukung jaringan keselamatan yang lebih kuat antar perusahaan.
“Kami percaya bahwa dengan berbagai fasilitas dan pengetahuan, kita dapat membangun budaya K3 yang lebih tangguh dan efektif,” tutup David.***