trending

PLN Indonesia Power: Keberhasilan Transformasi Menuju Penyedia Energi Andal dan Berkelanjutan

Minggu, 17 November 2024 | 13:00 WIB
PLN Indonesia Power sukses melakukan transformasi dengan meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan, menjadi penyedia energi andal dengan pencapaian internasional. (Dok. PLN Indonesia Power)

Selain itu, PLN IP berperan penting dalam mewujudkan agenda NZE 2060, mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), serta mempercepat pengembangan pembangkit hijau yang ramah lingkungan.

Baca Juga: Lulusan SMA? Coba Apply Lowongan Kerja di GDPS, Penempatan di Cikarang

PLN IP juga meluncurkan program unggulan yang diberi nama Digital Power Plant atau Reliability and Efficiency Optimization Center (REOC).

Program ini bertujuan untuk memantau dan mengelola kinerja pembangkit secara real time melalui konektivitas digital.

Dengan REOC, PLN IP dapat meningkatkan dua indikator penting bisnis, yakni EAF (Equivalent Availability Factor) dan EFOR (Equivalent Forced Outage Rate), yang pada gilirannya meningkatkan efisiensi dan keandalan pembangkit listrik.

Baca Juga: Bersama Menjaga Alam, PT Timah dan Polda Bangka Belitung Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi

Edwin menjelaskan, sejak peluncuran Transformasi 2.0, PLN IP telah berhasil menghubungkan mesin pembangkit ke dalam sistem REOC.

Pada tahun 2023, capaian EAF PLN IP mencapai 89,54%, sementara EFOR berada di angka 3,63%.

Ini menunjukkan bahwa PLN IP berada di jalur yang tepat untuk mencapai standar internasional North American Electric Reliability Corporation (NERC).

Baca Juga: Bersama Menjaga Alam, PT Timah dan Polda Bangka Belitung Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi

Transformasi yang dilakukan PLN IP juga memberikan dampak positif dari sisi keberlanjutan.

Dalam 10 tahun terakhir, perusahaan ini berhasil meningkatkan kinerja dalam aspek Environmental, Social, and Governance (ESG), yang terlihat dari pencapaian PROPER Beyond Compliance.

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja PROPER di seluruh unit bisnis pembangkit kami yang kini tersebar di 36 unit," tambah Edwin.***

 

 

Halaman:

Tags

Terkini