trending

Bank Indonesia Award 2024, BSI Raih Dua Penghargaan

Rabu, 4 Desember 2024 | 09:30 WIB
Untuk tahun ketiga berturut-turut, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meraih penghargaan di ajang Bank Indonesia Award 2024 pada Jumat (29/11/2024). (DOK. BSI)

Pada kuartal III tahun 2024, BSI berhasil menorehkan aset sebesar Rp371 triliun, dan menjadikan perseroan berada di posisi ke-6 di Indonesia dari sisi asset dan menjadi leader di medium size bank.

Baca Juga: Cetak Talenta Unggul, BSI Rekrut 151 Anak Muda Berprestasi Melalui ODP

Keberhasilan BSI menjaga dan meningkatkan kinerja solid, sehat dan berkelanjutan ini juga tidak terlepas dari keberhasilan dalam menjaga performa rasio keuangan DPK, pembiayaan, serta efisiensi beban biaya serta optimalisasi dana murah.

Hal ini didukung pula dengan peningkatan fee-based income melalui berbagai e-channel BSI.

Per September 2024, kinerja aset juga didukung oleh kepercayaan nasabah terhadap BSI dalam bentuk pengelolaan dana pihak ketiga (DPK) dengan pertumbuhan 14,92%.

Volume DPK BSI juga terus mengalami kenaikan hingga mencapai Rp301,22 triliun (posisi September 2024).

Baca Juga: Volume Transaksi BSI Tembus Rp31 T, Agen Capai 103 Ribu se-Indonesia

Selain itu, kinerja tabungan naik 13,40% ke level Rp130,18 triliun, di mana tabungan bisnis juga terus bertumbuh dan mencatatkan kenaikan 34,83%.

Tabungan Bisnis BSI merupakan produk perbankan yang dirancang khusus untuk mendukung kebutuhan finansial bisnis, baik itu usaha mikro, kecil, maupun menengah.

Dengan struktur pendanaan yang baik, BSI dapat menawarkan pembiayaan kepada nasabah dengan kualitas terjaga.

Baca Juga: Berkelas! BSI Jadi Salah Satu Perbankan Syariah yang Diminati Pemagang dari Kampus Luar Negeri

Tercatat pada kuartal III/2024, total pembiayaan BSI mencapai Rp267,06 triliun, tumbuh 15,28%, tumbuh di atas rata-rata industri yakni 11,30% per Agustus 2024.

BSI mencatat pertumbuhan dua digit di semua segmen pembiayaan, seperti segmen wholesale yang bertumbuh 12,17%, segmen retail (17,30%) dan segmen consumer (16,27%).

Pertumbuhan pembiayaan yang positif diiringi dengan kualitas yang sehat dengan NPF Gross sebesar 1,97%.***

Halaman:

Tags

Terkini