Kabar BUMN - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) resmikan gedung arsip baru Kompartemen Administrasi Keuangan dan Command Center Keamanan di kawasan Kantor Pusat Perusahaan.
Pembangunan gedung arsip baru ini untuk mengoptimalkan kualitas standar kerja pengelolaan arsip dan sistem pengamanan kawasan.
Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo menyampaikan, keberadaan gedung arsip dan command center mencerminkan komitmen perusahaan terhadap peningkatan kualitas pengelolaan arsip dan pengamanan.
Baca Juga: Langkah Nyata Pupuk Kaltim untuk Pelestarian Terumbu Karang di Likupang
Selain itu, keberadaan dua gedung ini juga visi jangka panjang dalam mendukung keberlanjutan dan inovasi.
Gedung arsip baru merupakan hasil pembangunan ulang Gedung Arsip Adminkeu yang dibangun pada 1997 dengan lokasi di area belakang Pool Bis Pupuk Kaltim.
Setelah lebih dari 25 tahun berfungsi sebagai tempat penyimpanan arsip, kondisi gedung ini sudah tidak memenuhi standar kelayakan dalam hal pemeliharaan dan perawatan arsip.
Baca Juga: Perayaan HUT Pupuk Kaltim ke-47: Wujudkan Inovasi dan SDM Unggul
Kondisi gedung juga mengakibatkan berbagai tantangan dalam pengelolaan arsip, termasuk masalah aksesibilitas dan keamanan.
Karenanya, SVP Administrasi Keuangan Pupuk Kaltim Budi Susilo menyampaikan, Pupuk Kaltim mengambil langkah inovatif dengan membangun ulang gedung arsip yang lebih representatif, sesuai standar Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI)
Dalam implementasinya, Pupuk Kaltim tidak hanya fokus pada perbaikan fisik gedung, tetapi juga pada peningkatan sistem pengelolaan arsip yang lebih modern dan terintegrasi, sesuai budaya Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin (5R).
Pembangunan ini memperhatikan setiap aspek kelayakan sesuai standar penanganan arsip yang baik, termasuk infrastruktur yang lebih kuat, sistem keamanan yang canggih, serta kenyamanan lingkungan kerja bagi karyawan yang terlibat dalam pengelolaan arsip.
Sementara VP Keamanan Pupuk Kaltim I Made Darmadi Giri, menyampaikan pembangunan command center upaya memastikan seluruh aktivitas operasional perusahaan berlangsung dalam kondisi yang aman, terpantau dan terkendali.