Untuk mendukung upaya tersebut, Pupuk Kaltim bekerja sama dengan KKP Kelas II Samarinda dan KSOP Kelas II Bontang dalam pengawasan dan pemantauan kapal yang masuk.
Baca Juga: Bincang Santai Bersama Najwa Shihab, PERTIWI Subholding Upstream Pertamina Bahas Kesetaraan Domestik
Kerja sama ini memastikan bahwa pelaksanaan standar K3 dan implementasi Permenkes dapat terlaksana dengan baik, dengan evaluasi berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi.
Budi Hermawan, VP Pelabuhan dan Pengapalan Pupuk Kaltim, menambahkan bahwa berbagai upaya ini mampu meningkatkan kontribusi terhadap kinerja perusahaan, serta mendukung pencapaian target yang telah ditetapkan.
Melalui standar tinggi yang diterapkan, Pupuk Kaltim menunjukkan bahwa pelabuhan industri dapat beroperasi secara efisien tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan lingkungan.
Baca Juga: Contoh Ucapan Natal untuk Keluarga, Teman, dan Kolega
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyampaikan apresiasi kepada Pupuk Kaltim dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam mewujudkan lingkungan pelabuhan yang sehat.
Ia juga mengingatkan pentingnya sistem sanitasi yang baik, yang berperan dalam mencegah terjadinya pandemi atau wabah.
"Kami mendorong seluruh penerima penghargaan untuk terus berinovasi dan meningkatkan upaya kesehatan, dimulai dari hal-hal kecil seperti sanitasi yang baik," ujarnya.
Baca Juga: Kesempatan Magang di BUMN Dibuka PT Asuransi Jasindo, Tersedia Posisi Editor di Jakarta Pusat
Dengan terus mempertahankan standar tinggi ini, Pupuk Kaltim berkomitmen untuk menjadi pelopor dalam menciptakan pelabuhan sehat di Indonesia dan mendukung pembangunan berkelanjutan yang berfokus pada pengelolaan lingkungan.***